Suarabogani.com_ Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya percepatan penataan dan pemetaan pertanahan di Provinsi Riau. Hal ini disampaikan saat melakukan pembinaan kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Riau pada Kamis (24/04/2025).
Dalam arahannya, Menteri Nusron menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan tugas khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan penataan Hak Guna Usaha (HGU) dengan mengedepankan prinsip pemerataan, keadilan, dan kesinambungan ekonomi.
“Saya ditugaskan oleh Pak Presiden Prabowo untuk melakukan penataan Hak Guna Usaha (HGU) dengan prinsip pemerataan, keadilan, dan kesinambungan ekonomi,” tegas Nusron.
Ia menambahkan, Provinsi Riau sebagai salah satu pusat ekonomi berbasis sumber daya alam, memiliki peran strategis dalam program reforma agraria nasional.
Karena itu, Nusron meminta seluruh jajaran BPN di Riau untuk meningkatkan kinerja, mempercepat sertifikasi tanah, serta memastikan semua proses berjalan transparan dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Nusron juga menekankan bahwa penyelesaian sengketa pertanahan, terutama terkait HGU, harus dilakukan dengan mengutamakan dialog dan kepentingan masyarakat luas.
“Penataan pertanahan yang adil akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.
Pembinaan ini turut dihadiri oleh Kepala Kanwil BPN Riau, pejabat struktural, serta para kepala kantor pertanahan dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Riau. (SB)














