• Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Hak Jawab
Jumat, Juli 17, 2026
SuaraBogani.com
  • Login
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim
No Result
View All Result
SuaraBogani.com
No Result
View All Result
Home Berita

Export Kelapa Biji Meningkat Ancaman Bagi Perusahaan Lokal

by Buchari Bonde
April 28, 2025
in Berita
Export Kelapa Biji Meningkat Ancaman Bagi Perusahaan Lokal
0
SHARES
157
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sulawesi Utara dikenal sebagai salah satu penghasil kelapa terbesar di Indonesia. Namun, produktivitas kelapa di daerah ini masih tergolong rendah, yaitu sekitar 1,26 ton per hektar per tahun, jauh di bawah potensi maksimal yang bisa mencapai 3 ton per hektar per tahun. Hal ini disebabkan oleh faktor usia tanaman yang sudah tua, rata-rata 60 tahun, serta serangan hama .

Untuk meningkatkan produktivitas, pemerintah dan berbagai pihak terkait mendorong peremajaan tanaman kelapa dan penyuluhan kepada petani. Selain itu, petani juga didorong untuk mengembangkan hilirisasi produk kelapa, seperti produksi virgin coconut oil (VCO), santan kemasan, dan produk olahan lainnya, guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk kelapa .

Beberapa faktor yang mendukung kemajuan petani kelapa di Sulawesi Utara antara lain:

  • Dukungan Pemerintah: Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mendorong petani untuk terus membudidayakan kelapa dan melakukan peremajaan tanaman untuk meningkatkan produktivitas .​

  • Inovasi dan Teknologi: Penggunaan teknologi dalam pengolahan kelapa, seperti produksi VCO dan santan kemasan, membantu meningkatkan nilai tambah produk kelapa .
  • Pendidikan dan Penyuluhan: Penyuluhan kepada petani mengenai teknik budidaya yang baik dan pengolahan produk kelapa yang efisien meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani .​
  • Kemitraan dengan Industri: Kerja sama antara petani dan industri pengolahan kelapa membantu memastikan pasokan bahan baku yang stabil dan meningkatkan pendapatan petani.

Kelapa merupakan salah satu komoditas unggulan di Sulawesi Utara. Pada Januari 2025, kelapa menjadi salah satu komoditas utama penyumbang kenaikan Indeks Harga yang diterima Petani (It) di Sulut, Sebelumnya, pada Maret 2022, harga kopra di sentra perdagangan Kota Manado tercatat sekitar Rp15.000 per kilogram, meningkat dari sebelumnya Rp12.000 per kilogram .

Pada Oktober 2024, Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulut mengalami kenaikan 1,00 persen menjadi 113,27, yang disebabkan oleh kenaikan harga komoditas kelapa dan palawija. Minyak kelapa dari Sulawesi Utara menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor. Pada Januari-November 2023, nilai ekspor minyak kelapa mencapai US$452,7 juta, dengan negara tujuan utama seperti Belanda dan Amerika Serikat

 

Berdasarkan data tahun 2021, berikut adalah empat daerah penghasil kelapa terbanyak di Sulawesi Utara:

No. Kabupaten/Kota Produksi Kelapa (ton)
1 Minahasa Tenggara 37.372,18
2 Bolaang Mongondow 30.116,40
3 Minahasa Selatan 31.000,00 (perkiraan)
4 Minahasa Utara 28.000,00 (perkiraan)

Catatan: Data produksi kelapa di Minahasa Selatan dan Minahasa Utara merupakan perkiraan berdasarkan informasi yang tersedia.​

Produk turunan kelapa asal Sulawesi Utara semakin diminati di pasar internasional. Pada tahun 2021, produk turunan kelapa dari Sulawesi Utara berhasil meraih omzet sebesar Rp 4 triliun, dengan produk seperti kopra, minyak kelapa mentah, minyak kelapa murni (VCO), air kelapa, dan tepung kelapa diekspor ke berbagai negara .​ Selain itu, produk kelapa seperti kelapa parut juga telah diekspor ke negara-negara seperti Belanda, Singapura, dan Vietnam, menunjukkan adanya permintaan yang tinggi terhadap produk kelapa dari Sulawesi Utara .

Dengan adanya dukungan dari pemerintah, penerapan teknologi dalam pengolahan, serta akses ke pasar ekspor yang luas, prospek petani kelapa di Sulawesi Utara semakin cerah. Namun, untuk mencapai potensi maksimal, diperlukan upaya bersama dalam meningkatkan produktivitas, kualitas produk, dan keberlanjutan usaha tani kelapa di daerah ini.

Via: Buchari Bonde
Tags: petani kelapapetani sulutSulawesi UtaraSulut
Previous Post

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tegaskan Percepatan Penataan Pertanahan di Riau

Next Post

KIPRA UMKM Mengikuti Rapat Persiapan UMKM Ekraf Expo 2025 di Kantor Diskopukm Sulut

Next Post
KIPRA UMKM Mengikuti Rapat Persiapan UMKM Ekraf Expo 2025 di Kantor Diskopukm Sulut

KIPRA UMKM Mengikuti Rapat Persiapan UMKM Ekraf Expo 2025 di Kantor Diskopukm Sulut

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dukungan Menguat, Bolaang Mongondow Raya Makin Dekat Jadi Provinsi

Dukungan Menguat, Bolaang Mongondow Raya Makin Dekat Jadi Provinsi

Mei 8, 2025
Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Bertemu Menteri UMKM RI, Bahas Penguatan Ekonomi

Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Bertemu Menteri UMKM RI, Bahas Penguatan Ekonomi

Mei 14, 2025
Kripik Azzahra Mendapat Kunjungan Komisi ll DPRD Provinsi Sulawesi Utara

Kripik Azzahra Mendapat Kunjungan Komisi ll DPRD Provinsi Sulawesi Utara

Februari 4, 2025
Disperindag Sulut Identifikasi Umkm Berpotensi Expor,,Rumah Keripik Azzahra Jadi Fokus Utama

Disperindag Sulut Identifikasi Umkm Berpotensi Expor,,Rumah Keripik Azzahra Jadi Fokus Utama

Maret 20, 2025
Aurel Kerap Dibully, Atta Halilintar Ingatkan Bijak dan Tak Kejam untuk Membalas

Aurel Kerap Dibully, Atta Halilintar Ingatkan Bijak dan Tak Kejam untuk Membalas

Dua Faktor Utama Kenaikan Harga Rica di Kotamobagu

Dua Faktor Utama Kenaikan Harga Rica di Kotamobagu

Kotamobagu Raih Piala Adipura ke-10: Pengakuan atas Dedikasi Lingkungan

Kotamobagu Raih Piala Adipura ke-10: Pengakuan atas Dedikasi Lingkungan

Tim Resmob Polres Kotamobagu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Uang Tunai Rp. 76 Juta

Tim Resmob Polres Kotamobagu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Uang Tunai Rp. 76 Juta

PERADI Otto Hasibuan Gelar Ujian Profesi Advokat Serentak di 40 Kota, 27 Peserta Ikut UPA di Manado

PERADI Otto Hasibuan Gelar Ujian Profesi Advokat Serentak di 40 Kota, 27 Peserta Ikut UPA di Manado

Juli 11, 2026
Prabowo dan PM Modi Resmikan Kerja Sama Konservasi Candi Prambanan

Prabowo dan PM Modi Resmikan Kerja Sama Konservasi Candi Prambanan

Juli 8, 2026
Prancis vs Maroko Jilid II! Duel Bersejarah Kembali Tersaji di Perempat Final Piala Dunia 2026

Prancis vs Maroko Jilid II! Duel Bersejarah Kembali Tersaji di Perempat Final Piala Dunia 2026

Juli 8, 2026
Keputusan Wasit Tuai Polemik, Mesir Gugat Hasil Laga Kontra Argentina

Keputusan Wasit Tuai Polemik, Mesir Gugat Hasil Laga Kontra Argentina

Juli 8, 2026

Recent News

PERADI Otto Hasibuan Gelar Ujian Profesi Advokat Serentak di 40 Kota, 27 Peserta Ikut UPA di Manado

PERADI Otto Hasibuan Gelar Ujian Profesi Advokat Serentak di 40 Kota, 27 Peserta Ikut UPA di Manado

Juli 11, 2026
125
Prabowo dan PM Modi Resmikan Kerja Sama Konservasi Candi Prambanan

Prabowo dan PM Modi Resmikan Kerja Sama Konservasi Candi Prambanan

Juli 8, 2026
58
Prancis vs Maroko Jilid II! Duel Bersejarah Kembali Tersaji di Perempat Final Piala Dunia 2026

Prancis vs Maroko Jilid II! Duel Bersejarah Kembali Tersaji di Perempat Final Piala Dunia 2026

Juli 8, 2026
67
Keputusan Wasit Tuai Polemik, Mesir Gugat Hasil Laga Kontra Argentina

Keputusan Wasit Tuai Polemik, Mesir Gugat Hasil Laga Kontra Argentina

Juli 8, 2026
53
SuaraBogani.com

© 2024 Suara Bogani

Navigate Site

  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Hak Jawab

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim

© 2024 Suara Bogani

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.