Penutupan Pameran Discover North Sulawesi (DNS) yang diselenggarakan di Provinsi Sulawesi Utara berlangsung meriah dengan kehadiran Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu yang membawakan salah satu budaya khas mereka, yakni Tarian Dana-Dana.
Tidak hanya sebagai penampilan seni yang memikat, momen tersebut semakin istimewa saat para tamu undangan dan pengunjung ikut serta dalam tarian, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh keceriaan.
Meriahnya Penutupan DNS 2024 dengan Tarian Dana-Dana
Tarian Dana-Dana, yang merupakan salah satu warisan budaya Kotamobagu, tampil sebagai penutup yang spektakuler pada acara puncak DNS 2024.
Tarian ini tidak hanya berhasil menarik perhatian, namun juga menggugah antusiasme seluruh tamu dan undangan yang hadir.
Momen menarik terjadi ketika, tanpa ragu, para hadirin berdiri dari tempat duduknya dan bergabung menari bersama.
Pemandangan ini seolah menunjukkan bagaimana kebudayaan tradisional masih mampu mempersatukan orang-orang dari berbagai latar belakang, tak peduli mereka adalah pengunjung lokal atau tamu dari luar daerah.
Dalam suasana yang penuh semangat, Tarian Dana-Dana menjadi lebih dari sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga simbol kebersamaan.
“Ini adalah bagian dari budaya kami yang ingin kami bagikan kepada dunia,” ungkap salah seorang anggota TP PKK Kotamobagu yang menjadi motor penggerak penampilan ini.
Mereka berharap bahwa melalui pertunjukan seperti ini, warisan budaya Kotamobagu dapat terus lestari dan dikenal lebih luas.
Perayaan HUT ke-60 Sulawesi Utara yang Berkesan
Penampilan Tarian Dana-Dana ini menjadi bagian dari perayaan HUT ke-60 Provinsi Sulawesi Utara yang jatuh pada 23 September 2024.
Perayaan HUT kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena disertai dengan serangkaian acara yang lebih variatif dan meriah, salah satunya adalah Pameran Discover North Sulawesi (DNS).
DNS ini berhasil menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah, menambah semaraknya suasana perayaan.
Selama satu bulan pelaksanaan pameran, lokasi acara yang menjadi ajang promosi potensi daerah dan UMKM ini telah dikunjungi oleh 11 ribu orang.
Pengunjung yang hadir tidak hanya datang untuk menikmati suguhan seni budaya seperti Tarian Dana-Dana, tetapi juga untuk melihat langsung berbagai produk UMKM yang dipamerkan.
UMKM Kotamobagu Menyumbang Transaksi Signifikan
Pemkot Kotamobagu tidak hanya hadir untuk memperkenalkan kebudayaan melalui Tarian Dana-Dana, tetapi juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menampilkan beragam potensi daerah lainnya, termasuk produk-produk UMKM unggulan dari Kotamobagu.
Produk-produk ini berhasil menarik perhatian para pengunjung, yang berujung pada nilai transaksi yang cukup besar.
Olly Dondokambey, Gubernur Sulawesi Utara, menyatakan bahwa pameran DNS ini telah mencatat nilai transaksi yang signifikan.
“Nilai transaksinya selama sebulan untuk UMKM mencapai 6,4 Miliar, dengan 11 ribu pengunjung yang datang ke lokasi pameran,” ungkap Olly dalam pidato penutupannya.
Angka ini menunjukkan bahwa pameran DNS tidak hanya menjadi ajang hiburan dan budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata, khususnya bagi para pelaku UMKM di Sulawesi Utara.
Bagi Pemkot Kotamobagu, keikutsertaan dalam DNS ini adalah langkah strategis untuk mempromosikan potensi daerah sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, produk-produk UMKM seperti makanan khas, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya mampu tampil di panggung yang lebih luas dan mendapatkan perhatian dari pasar yang lebih besar. ***














