SuaraBogani.com__Di balik ramainya destinasi wisata populer, terdapat satu hamparan pasir putih dengan pantai indah yang nyaris terlupakan. Pantai Ariang, sebuah pantai yang menawarkan keindahan alam yang masih alami namun sudah jarang dikunjungi.
Sebuah kawasan pantai berpasir putih bersih dengan air laut jernih kebiruan. Keindahan bentang alamnya dikelilingi pepohonan tropis, karang-karang alami, serta suasana tenang yang cocok untuk relaksasi maupun eksplorasi.

Wisatawan lokal maupun luar daerah yang mencintai alam, ketenangan, dan pantai perawan cocok menjadikan Pantai Ariang sebagai destinasi alternatif. Warga sekitar juga sering menjadikannya tempat memancing atau berkumpul di akhir pekan, meskipun belum banyak yang mengekspos keindahannya ke khalayak luas.
Musim kemarau antara April hingga Oktober adalah waktu paling ideal. Di musim ini, cuaca cerah dan ombak relatif tenang, memungkinkan pengunjung menikmati panorama dan kegiatan seperti berenang, snorkeling, atau sekadar bersantai di bawah pohon kelapa. Menikmati mentari pagi yang merona dari arah timur totabuan.
Pantai ini berada di wilayah pesisir Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, tepatnya di Desa Motongkad Kecamatan Motongkad. Akses menuju lokasi masih terbatas, membutuhkan kendaraan roda dua menyusuri jalan setapak perkebunan dan jalur alami. Namun bisa juga mengitari pantai Motongkad dengan menyebrangi aliran sungai dan perkebunan warga.
Minimnya promosi, keterbatasan akses infrastruktur, serta perhatian pemerintah yang lebih terfokus pada destinasi yang telah berkembang menjadikan Pantai Ariang seakan luput dari peta wisata arus utama. Padahal, potensi alamnya sangat besar sebagai kawasan wisata bahari berkelanjutan.
Ridwan Bahansubu, adalah sala satu anggota Singgolong Explorer yang memiliki hobi memancing mengaku beberapa kali sampai ke lokasi ini untuk sekedar bersantai menikmati keindahan sekaligus menyalurkan hobi memancingnya di tempat ini.
Sementara Amu’ Mokoginta Pendiri Komonitas Singgolong Explorer dalam ungkapannya “Sekitar Tahun 2017 pantai ini terasa banyak pengunjung hingga akhirnya jalanan mulai dimakan usia, tergerus aliran hujan dan semak belukar yang merajarela seolah menutupi peristiwa bahwasanya disini pernah ramai dikunjungi”.
Pantai Ariang adalah permata tersembunyi yang menanti untuk dikenal. Keindahan yang ditawarkannya bukan hanya sekadar panorama, tetapi juga panggilan untuk menyadari bahwa masih banyak surga alam di negeri ini yang menunggu untuk dijaga, dinikmati, dan diwariskan. Amu’ Menilai Belum Ada langkah Kongkrit dari berbagai pihak Terkait untuk megelolah secara bijak tempat eksotik ini…..














