SuaraBogani.com__ Kemenag telah merilis jumlah Jemaah Haji indonesia yang pada tahun ini mencapai 221.000 Jemaah Haji menjadikan indonesia salah satu pengirim jemaah haji terbanyak di dunia. Dari jumlah tersebut, 203.320 di alokasikan sebagai jemaah haji reguler sedangkan sisanya di peruntukan sebagai jemaah haji khusus.

Kuota haji reguler terbagi di 34 provinsi di indonesia. Dengan jumlah yang begitu besar, ada beberapa provinsi yang menjadikan indonesia sebagai salah satu pengirim jemaah haji terbesar di dunia yaitu; Jawa Barat dengan jumlah haji terbesar di indonesia berjumlah 38.723 jemaah, di susul jawa timur dengan 35.152 jemaah, dan jawa tengah dengan 30.377 jemaah.
Kementrian Agama menerangkan bahwa, 190.897 jemaah berangkat sesuai dengan nomor urut porsi, sedangkan 10.166 orang masuk dalam prioritas lanjut usia, sisanya dari pembimbing dan petugas haji daerah.
Akan tetapi data menunjukkan bahwa, 37% dari jemaah indonesia berusia di atas 60 tahun. Yang menjadikan indonesia harus mendorong untuk meningkatkan layanan kesehatan dan fasilitas akomodasi ramah lansia di Tanah Suci.
Direktur Bina Haji Kemenag menyatakan bahwa “Pemeriksaan kesehatan bagi para Jemaah Haji di lakukan lebh dini, termasuk pembekalan manasik haji yang di fokuskan pada kesehatan fisik dan mental”. Ujarnya
Kementrian Agama juga menegasan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini mengedepankan prinsip keadilan dan pelayanan prima. “Kita ingin pastikan setiap jemaah mendapatkan hak dan layanan yang sama, tanpa membedakan usia, daerah asal, atau latar belakang ekonomi,” ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas.
Namun belum ada wacana untuk penambahan kuota jemaah haji di tahun 2025, sesuai dengan kesepakatan bersama dengan pemerintah Arab Saudi yaitu 221.000 jemaah, yang terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.
Akan tetapi untuk petugas haji, indonesia telah mendapatkan tabahan kuota dari pemerintah Arab Saudi sebanyak 2.210 orang, sehingga total petugas haji indonesia pada tahun 2025 mencapai 4.420 orang. Denga harapan adanya tambahan petugas haji ini dapat meningkatkan kualitas layanan dan pendampingan bagi jemaah selama pelaksanaan Ibadah Haji.
Dengan total jemaah yang mencapai lebih dari dua ratus ribu orang, pemerintah berharap pelaksanaan haji 2025 berjalan lancar dan aman, serta menjadi ibadah yang mabrur bagi seluruh peserta.














