Suarabogani.com_ Sulawesi Utara kembali menunjukkan taringnya di pasar global dengan mengekspor sejumlah komoditas unggulan di sektor perkebunan dan perikanan senilai Rp13,36 miliar ke tujuh negara. Pelepasan ekspor ini disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) Terminal Peti Kemas Pelabuhan Bitung, Kamis (24/4).
Adapun komoditas yang dikirim meliputi 147,46 ton produk perkebunan seperti bunga pala dan berbagai produk turunan kelapa—termasuk konsentrat air kelapa, kelapa parut kering, dan serpihan kelapa. Selain itu, turut diekspor juga 66,28 ton produk ikan kaleng.
Produk-produk ini merupakan hasil usaha dari tujuh pelaku usaha asal Sulut yang sukses menembus pasar internasional seperti Amerika Serikat, Arab Saudi, Belgia, China, Italia, India, dan Rusia.
Ekspor ini difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sulut bekerja sama dengan Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulut (Karantina Sulut).
Wakil Gubernur Victor Mailangkay menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi semua pihak dan menekankan pentingnya kualitas produk dalam menjaga daya saing di pasar internasional.
“Produk-produk unggulan Sulawesi Utara harus terjamin dari segi keamanan dan kesehatan, karena itulah kunci utama dalam persaingan global. Pemerintah provinsi akan terus mendukung peningkatan ekspor komoditas lokal,” tegas Mailangkay.
Ia juga menambahkan bahwa sektor perkebunan dan perikanan merupakan tulang punggung ekonomi Sulut dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Pelepasan ekspor ini menandai langkah strategis dalam memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai daerah penghasil komoditas berkualitas yang mampu bersaing di kancah internasional. Pemerintah berharap kolaborasi erat antara pelaku usaha dan lembaga pemerintah terus ditingkatkan demi kemajuan ekonomi daerah. (Landi)














