• Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Hak Jawab
Minggu, Juni 14, 2026
SuaraBogani.com
  • Login
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim
No Result
View All Result
SuaraBogani.com
No Result
View All Result

MONISIP dalam Tradisi Muslim suku Mongondow di setiap memasuki bulan Sya’ban

by OmKile'
Februari 6, 2025
in Tak Berkategori
MONISIP dalam Tradisi Muslim suku Mongondow di setiap memasuki bulan Sya’ban
0
SHARES
87
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBogani.com__Bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan yang penuh berkah dalam kalender Hijriyah. Selain menjadi pengantar menuju bulan suci Ramadan, Sya’ban juga memiliki keistimewaan tersendiri dalam berbagai tradisi Islam, khususnya di kalangan masyarakat Muslim Indonesia, Salah satu tradisi yang masih di lestari hingga kini adalah membaca doa arwah untuk para pendahulu, yaitu mendoakan leluhur dan kerabat yang telah lebih dulu wafat.

Salah satu tradisi yang tetap di lestari hingga kini oleh sebagian masyarakat suku Mongondow Sulawesi Utara disebut Monisip, yaitu pembacaan doa arwah untuk para leluhur yang telah wafat. Tradisi ini tidak hanya sebagai sarana mengirimkan Do’a kepada para pendahulu,juga sebagai bentuk persyukuran umat muslim mongondow atas berkah Rezeki serta umur yang masih diberikan ALLAH SWT kepada mereka sehingga masih bisa dipertemukan kembali dengan Bulan Sya’ban hinnga Bulan Ramadan,,Monisip juga adalah salah satu cara mempererat hubungan silahturahmi dalam Rumpun keluarga yang masih Hidup.

Asal-Usul MONISIP dalam Masyarakat Mongondow

Monisip berasal dari bahasa Mongondow yang berarti “Menyelipkan” ini sudah ada sejak Islam masuk ke wilayah kerajaan Bolaang Mongondow pada akhir abad ke-19, di mana ajaran Islam mulai di adaptasi dan menyatu kedalam kearifan lokal suku Mongondow.

Pada awalnya, masyarakat Mongondow memiliki kebiasaan mengadakan ritual penghormatan kepada leluhur dengan berbagai bentuk persembahan makanan. Namun, setelah Islam berkembang di wilayah Kerajaan Bolaang Mongondow, kebiasaan tersebut bertransformasi menjadi doa bersama yang lebih sesuai dengan ajaran Islam. MONISIP pun menjadi praktik umum setiap memasuki bulan Sya’ban, terutama menjelang malam Nisfu Sya’ban.

MONISIP biasanya dilaksanakan secara kolektif di rumah keluarga tertentu, masjid,musholah, atau tempat berkumpul lainnya. Acara ini melibatkan beberapa tahapan antara lain:

• Pembacaan Surat Yasin – Surat Yasin sering dibaca sebagai doa utama untuk orang yang telah meninggal, karena diyakini dapat memberi syafaat bagi mereka di alam kubur.

• Pembacaan Tahlil – Tahlil adalah rangkaian dzikir yang terdiri dari bacaan kalimat tauhid (La ilaha illallah) dan seterusnya..

• Doa untuk Arwah – Dipimpin oleh seorang ustaz atau tokoh agama, doa dipanjatkan agar arwah para pendahulu mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT serta diberikan tempat sebaik-baik tempat disisi-NYA.

• Pembagian Sedekah – Sebagai bagian dari tradisi, keluarga yang mengadakan doa arwah (MONISIP) sering berbagi makanan atau bingkisan kepada Rumpun keluarga yang hadir. Hal ini dilakukan sebagai bentuk sedekah dan amal jariyah yang pahalanya diniatkan untuk almarhum/almarhummah.

Monisip di bulan Sya’ban dipercaya sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada mereka yang telah lebih dahulu meninggalkan dunia. Dalam ajaran Islam, mendoakan orang yang telah meninggal termasuk amalan yang sangat dianjurkan, karena doa dari orang yang masih hidup dapat menjadi cahaya dan pelipur bagi mereka di alam barzakh.

Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang saleh.” (HR. Muslim).

Hadis ini mengajarkan bahwa doa dari keturunan yang masih hidup dapat memberikan manfaat bagi orang yang telah wafat. Oleh karena itu, membaca doa arwah (monisip), terutama di bulan Sya’ban, menjadi tradisi yang dipertahankan oleh sebagian umat Muslim Mongondow sebagai bentuk kasih sayang kepada para leluhur mereka.

Mengapa di Bulan Sya’ban?,,Bulan Sya’ban memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam. Salah satu malam yang sangat dinanti di bulan ini adalah Lailatul Bara’ah atau Nisfu Sya’ban, yang jatuh pada pertengahan bulan. Pada malam tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk membaca doa untuk diri sendiri dan orang yang telah meninggal.

Diriwayatkan dalam sebuah hadis:

“Allah turun ke langit dunia pada malam Nisfu Sya’ban dan mengampuni hamba-hamba-Nya kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibnu Majah).

Momentum inilah yang  dimanfaatkan oleh masyarakat Muslim Mongondow untuk menggelar doa arwah (MONISIP) sebagai bentuk harapan agar arwah leluhur mendapatkan ampunan dan diterima amal kebaikannya disisi ALLAH SWT..

Membaca doa arwah ( MONISIP ) di bulan Sya’ban merupakan tradisi yang telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Muslim Mongondow. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur, tradisi ini juga menjadi pengingat bagi umat Islam akan pentingnya amal ibadah dan doa yang terus mengalir meskipun seseorang telah tiada.

Dengan melestarikan tradisi MONISIP,, umat Muslim Mongondow tidak hanya menjaga kearifan lokal, tetapi juga memperkuat ikatan kekeluarga dan mengajak semua rumpun keluarga yang hadir untuk meningkatkan keimanan mereka masing-masing kepada Allah SWT sebelum memasuki Bulan Suci Ramadan hingga sepanjang sisa hidup mereka …

Semoga doa-doa yang dipanjatkan dalam tradisi MONISIP senantiasa menjadi wasilah bagi arwah para pendahulu agar mendapatkan tempat terbaik di sisi ALLAH SWT…

Previous Post

Viral..! Guru Minta Maaf di Hadapan Murid, Korwil GMPK: Selesaikan Secara Internal

Next Post

Siap menuju Pasar Ekspor “Ratusan UMKM Sulawesi Utara Ikuti Seleksi Kurasi Produk WANUA 2025”

Next Post
Siap menuju Pasar Ekspor “Ratusan UMKM Sulawesi Utara Ikuti Seleksi Kurasi Produk WANUA 2025”

Siap menuju Pasar Ekspor "Ratusan UMKM Sulawesi Utara Ikuti Seleksi Kurasi Produk WANUA 2025"

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dukungan Menguat, Bolaang Mongondow Raya Makin Dekat Jadi Provinsi

Dukungan Menguat, Bolaang Mongondow Raya Makin Dekat Jadi Provinsi

Mei 8, 2025
Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Bertemu Menteri UMKM RI, Bahas Penguatan Ekonomi

Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Bertemu Menteri UMKM RI, Bahas Penguatan Ekonomi

Mei 14, 2025
Kripik Azzahra Mendapat Kunjungan Komisi ll DPRD Provinsi Sulawesi Utara

Kripik Azzahra Mendapat Kunjungan Komisi ll DPRD Provinsi Sulawesi Utara

Februari 4, 2025
Disperindag Sulut Identifikasi Umkm Berpotensi Expor,,Rumah Keripik Azzahra Jadi Fokus Utama

Disperindag Sulut Identifikasi Umkm Berpotensi Expor,,Rumah Keripik Azzahra Jadi Fokus Utama

Maret 20, 2025
Aurel Kerap Dibully, Atta Halilintar Ingatkan Bijak dan Tak Kejam untuk Membalas

Aurel Kerap Dibully, Atta Halilintar Ingatkan Bijak dan Tak Kejam untuk Membalas

Dua Faktor Utama Kenaikan Harga Rica di Kotamobagu

Dua Faktor Utama Kenaikan Harga Rica di Kotamobagu

Kotamobagu Raih Piala Adipura ke-10: Pengakuan atas Dedikasi Lingkungan

Kotamobagu Raih Piala Adipura ke-10: Pengakuan atas Dedikasi Lingkungan

Tim Resmob Polres Kotamobagu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Uang Tunai Rp. 76 Juta

Tim Resmob Polres Kotamobagu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Uang Tunai Rp. 76 Juta

Seminar Nasional Hukum di Unsrat Hadirkan Otto Hasibuan

Seminar Nasional Hukum di Unsrat Hadirkan Otto Hasibuan

Juni 13, 2026
Pengurus DPC IKADIN Manado 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Profesionalisme Advokat

Pengurus DPC IKADIN Manado 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Profesionalisme Advokat

Juni 11, 2026
Tungoi Bersatu: Terima Kasih Ibu Yasti Soepredjo Mokoagow atas Program P3TGAI 2026

Tungoi Bersatu: Terima Kasih Ibu Yasti Soepredjo Mokoagow atas Program P3TGAI 2026

Juni 11, 2026
Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Juni 3, 2026

Recent News

Seminar Nasional Hukum di Unsrat Hadirkan Otto Hasibuan

Seminar Nasional Hukum di Unsrat Hadirkan Otto Hasibuan

Juni 13, 2026
419
Pengurus DPC IKADIN Manado 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Profesionalisme Advokat

Pengurus DPC IKADIN Manado 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Profesionalisme Advokat

Juni 11, 2026
153
Tungoi Bersatu: Terima Kasih Ibu Yasti Soepredjo Mokoagow atas Program P3TGAI 2026

Tungoi Bersatu: Terima Kasih Ibu Yasti Soepredjo Mokoagow atas Program P3TGAI 2026

Juni 11, 2026
25
Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Juni 3, 2026
60
SuaraBogani.com

© 2024 Suara Bogani

Navigate Site

  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Hak Jawab

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim

© 2024 Suara Bogani

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.