BOLMONG– Suasana meriah menyelimuti Desa Tungoi Satu, Kecamatan Lolayan, saat perayaan Hari Raya Ketupat digelar dengan penuh antusias oleh masyarakat setempat. Sepanjang jalan desa tampak dipadati kendaraan hingga menyebabkan kemacetan, akibat setiap pengendara yang melintas dihentikan warga untuk mencicipi berbagai hidangan khas yang telah disediakan.
Kemeriahan ini menjadi daya tarik tersendiri, di mana masyarakat dengan ramah menyuguhkan aneka makanan kepada para pengguna jalan. Tradisi berbagi ini pun mendapat sambutan hangat, baik dari warga lokal maupun para pengunjung yang melintas dijalan desa Tungoi satu.
(26/02/2026)
Perayaan Hari Raya Ketupat di Desa Tungoi Satu diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) yang dipimpin langsung oleh Ketua Rano Karno Mokodompit. Kegiatan ini turut melibatkan seluruh elemen masyarakat dari berbagai dusun, mulai dari Dusun 1 hingga Dusun 10.
Setiap dusun menghadirkan stand terbaik mereka dengan berbagai sajian khas yang menggugah selera. Tidak hanya sekadar menyajikan makanan, warga juga berlomba-lomba menampilkan kreativitas dan kekompakan dalam menghias stand masing-masing.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi warga, panitia juga menggelar penilaian stand terbaik yang dinilai langsung oleh tim juri. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa aspek, seperti kreativitas, kebersihan, serta cita rasa hidangan.

Berdasarkan hasil penilaian tim juri, berikut para pemenang stand terbaik dalam perayaan tersebut:
Juara 1 diraih oleh Stand Dusun 4 dengan perolehan nilai 1300.
Juara 2 diraih oleh Stand Dusun 10 dengan nilai 1245.
Juara 3 diraih oleh Stand Dusun 7 dengan nilai 1050.

Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga juga dusun yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini, meskipun belum berhasil meraih juara.
Rencananya, penyerahan hadiah kepada para pemenang akan dilaksanakan setelah pelaksanaan sholat Ashar pada hari yang sama.

Sementara itu, Sangadi Desa Tungoi Satu, Sutrisno Ungko, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh warga atas kekompakan dan semangat kebersamaan dalam menyukseskan perayaan Hari Raya Ketupat tahun ini.
Ia berharap tradisi ini terus dilestarikan sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga kearifan lokal yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Tungoi Satu. (Idiex)















