BOLMONG— Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa se-Kabupaten Bolaang Mongondow digelar pada Kamis, 4 Desember 2025, bertempat di GOR Desa Tungoi Satu, Kecamatan Lolayan. Kegiatan ini berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 200 kepala desa dari seluruh pelosok wilayah Bolmong.
Dalam sambutannya, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama para kepala desa. Ia mengingatkan seluruh aparatur desa untuk tetap mengedepankan kepentingan publik, meski tengah menghadapi persoalan internal maupun dinamika politik di tingkat desa.
Bupati menyebut bahwa problem di desa memang tidak terhindarkan, namun hal itu tidak boleh mengganggu pelayanan publik. “Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti hanya karena masalah politik. Fokus kepala desa adalah melayani,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Yusra mendorong seluruh kepala desa untuk turun langsung ke masyarakat, mendengar keluhan, masukan, serta memastikan komunikasi antara pemerintah desa dan warga berjalan baik. “Kepala desa harus hadir bersama rakyat, merasakan apa yang mereka rasakan,” ujarnya.

Terkait pengelolaan Dana Desa, bupati kembali menekankan bahwa setiap program pembangunan harus benar-benar merupakan hasil musyawarah desa agar tidak terjadi ketimpangan. Ia meminta agar penggunaan dana dilakukan secara transparan dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bupati juga menegaskan kebijakan nasional terkait pengalihan 40% Dana Desa untuk mendukung Program Nasional Koperasi Merah Putih sesuai PMK Nomor 18, serta Instruksi Presiden Nomor 17 tentang pembentukan gerai dan kantor Koperasi Merah Putih di setiap desa. “Ini program nasional yang wajib dilaksanakan,” tutunya.

Di akhir kegiatan, Sangadi (Kepala Desa) Tungoi Satu, Sutrisno Ungko, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan pemerintah daerah menjadikan Desa Tungoi Satu sebagai tuan rumah kegiatan besar ini. Ia berharap Rakor tersebut membawa manfaat bagi seluruh desa di Kabupaten Bolaang Mongondow. “Kami merasa terhormat menjadi lokasi pelaksanaan Rakor. Terima kasih kepada Bupati dan seluruh peserta yang hadir di desa kami,” ujarnya.
Rapat koordinasi kemudian ditutup dengan foto bersama antara Bupati, para camat, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Bolaang Mongondow sebagai simbol komitmen memperkuat pelayanan dan pembangunan desa.
Reporter: Landi
Redaktur: Widiarto














