• Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Hak Jawab
Selasa, Juni 16, 2026
SuaraBogani.com
  • Login
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim
No Result
View All Result
SuaraBogani.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tambang Nikel Di Papua.. Menjadi Ancaman Bagi Ekosistem Raja Ampat!!

by Buchari Bonde
Juni 5, 2025
in Berita
Tambang Nikel Di Papua.. Menjadi Ancaman Bagi Ekosistem Raja Ampat!!
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBogani.com__ Penambangan Nikel di Papua Barat Daya telah mengancam kelestarian Raja Ampat karena, memicu dampak lingkungan dan sosial yang signifikan. Raja Ampat yang dikenal sebagai destinasi wisata dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia, yang kini menghadapi ancaman serius akibat ekspansi pertambangan.

Aktifitas pertambangan, terutama nikel hanya berjarak beberapa ratus kilometer dari destinasi wisata Raja Ampat, aktivitas ini di khawatirkan akan mencemari perairan sekitar dan mengganggu keseimbangan lingkungan yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

Menurut data yang di himpun dari WALHI Papua Barat, terdapat beberapa izin usaha pertambangan (IUP) yang berada dalam radius yang cukup dekat dengan kawasan konservasi. Ada beberapa perusahaan yang sekarang sedang beroperasi di Papua Barat yaitu; PT. Gag Nikel, PT. Kawei Sejahtera Mining, PT. Anugrah Sejahtera Mining, PT. Anugerah Surya Pratama, PT. Mulia Raymond Perkasa.

Namun begitu keras penolakan masyarakat adat dan organisasi lingkungan terhadap penambangan ini, “Kita tidak menolak pembangunan, tapi harus ada kepastian bahwa tambang tidak merusak sumber kehidupan masyarakat adat dan ekosistem laut yang menjadi tulang punggung pariwisata dan pangan masyarakat,” ujar seorang pegiat lingkungan dan advokat Ham di Papua.

Masyarakat Adat Suku Kawei di Pulau Batan Pelei menolak keras operasi tambang PT Mulia Raymond Perkasa (MRP) yang memiliki izin usaha pertambangan (IUP). Mereka khawatir aktivitas tambang akan merusak ekosistem, pariwisata, dan kehidupan sosial ekonomi mereka, “Kalau laut rusak, kami mau makan dari mana? kami hidup dari laut bukan dari tambang,” tegas salah satu nelayan.

Sementara itu, pemerintah pusat menyatakan bahwa semua aktivitas pertambangan harus melalui kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan akan diawasi secara ketat. Namun, kritik datang dari berbagai kalangan yang menilai bahwa dalam praktiknya, pengawasan sering kali lemah dan minim partisipasi masyarakat adat.

Aktivitas pertambangan nikel di Papua memang menjadi bagian dari strategi nasional dalam transisi energi. Namun, di tengah gencarnya promosi Indonesia sebagai negara megabiodiversitas, keberadaan tambang di sekitar kawasan ikonik seperti Raja Ampat justru menimbulkan dilema besar: antara mengejar kemajuan ekonomi atau menjaga warisan alam yang tak tergantikan.

Lembaga swadaya masyarakat dan komunitas lokal mendesak agar pemerintah meninjau ulang izin-izin pertambangan yang berada dekat dengan kawasan konservasi. Mereka juga meminta agar ada perlindungan hukum yang lebih kuat terhadap wilayah adat dan ekosistem laut.

Raja Ampat bukan hanya milik Papua, tetapi juga simbol kekayaan Indonesia yang diakui dunia. Menjaganya dari ancaman tambang adalah tanggung jawab bersama.

Tags: EkosistemLautLingkunganHidupPapuaBaratPertambanganRajaAmpatSaveRajaAmpatTambangNikel
Previous Post

Ai Kembali Menggempur Dunia Maya Dengan Kehadiran Google Ai VEO 3… Ancaman Bagi Para Konten Kreator!!

Next Post

Izin Dicabut! Empat Perusahaan Tambang Raja Ampat Langgar Aturan

Next Post
Izin Dicabut! Empat Perusahaan Tambang Raja Ampat Langgar Aturan

Izin Dicabut! Empat Perusahaan Tambang Raja Ampat Langgar Aturan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dukungan Menguat, Bolaang Mongondow Raya Makin Dekat Jadi Provinsi

Dukungan Menguat, Bolaang Mongondow Raya Makin Dekat Jadi Provinsi

Mei 8, 2025
Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Bertemu Menteri UMKM RI, Bahas Penguatan Ekonomi

Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Bertemu Menteri UMKM RI, Bahas Penguatan Ekonomi

Mei 14, 2025
Kripik Azzahra Mendapat Kunjungan Komisi ll DPRD Provinsi Sulawesi Utara

Kripik Azzahra Mendapat Kunjungan Komisi ll DPRD Provinsi Sulawesi Utara

Februari 4, 2025
Disperindag Sulut Identifikasi Umkm Berpotensi Expor,,Rumah Keripik Azzahra Jadi Fokus Utama

Disperindag Sulut Identifikasi Umkm Berpotensi Expor,,Rumah Keripik Azzahra Jadi Fokus Utama

Maret 20, 2025
Aurel Kerap Dibully, Atta Halilintar Ingatkan Bijak dan Tak Kejam untuk Membalas

Aurel Kerap Dibully, Atta Halilintar Ingatkan Bijak dan Tak Kejam untuk Membalas

Dua Faktor Utama Kenaikan Harga Rica di Kotamobagu

Dua Faktor Utama Kenaikan Harga Rica di Kotamobagu

Kotamobagu Raih Piala Adipura ke-10: Pengakuan atas Dedikasi Lingkungan

Kotamobagu Raih Piala Adipura ke-10: Pengakuan atas Dedikasi Lingkungan

Tim Resmob Polres Kotamobagu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Uang Tunai Rp. 76 Juta

Tim Resmob Polres Kotamobagu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Uang Tunai Rp. 76 Juta

Seminar Nasional Hukum di Unsrat Hadirkan Otto Hasibuan

Seminar Nasional Hukum di Unsrat Hadirkan Otto Hasibuan

Juni 13, 2026
Pengurus DPC IKADIN Manado 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Profesionalisme Advokat

Pengurus DPC IKADIN Manado 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Profesionalisme Advokat

Juni 11, 2026
Tungoi Bersatu: Terima Kasih Ibu Yasti Soepredjo Mokoagow atas Program P3TGAI 2026

Tungoi Bersatu: Terima Kasih Ibu Yasti Soepredjo Mokoagow atas Program P3TGAI 2026

Juni 11, 2026
Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Juni 3, 2026

Recent News

Seminar Nasional Hukum di Unsrat Hadirkan Otto Hasibuan

Seminar Nasional Hukum di Unsrat Hadirkan Otto Hasibuan

Juni 13, 2026
454
Pengurus DPC IKADIN Manado 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Profesionalisme Advokat

Pengurus DPC IKADIN Manado 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Profesionalisme Advokat

Juni 11, 2026
159
Tungoi Bersatu: Terima Kasih Ibu Yasti Soepredjo Mokoagow atas Program P3TGAI 2026

Tungoi Bersatu: Terima Kasih Ibu Yasti Soepredjo Mokoagow atas Program P3TGAI 2026

Juni 11, 2026
26
Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Juni 3, 2026
61
SuaraBogani.com

© 2024 Suara Bogani

Navigate Site

  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Hak Jawab

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim

© 2024 Suara Bogani

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.