• Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Hak Jawab
Kamis, April 16, 2026
SuaraBogani.com
  • Login
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim
No Result
View All Result
SuaraBogani.com
No Result
View All Result
Home Berita

Perang 12 Hari Berakhir Tapi… IRAN-ISRAEL Masih Jauh dari Kata Usai

by Buchari Bonde
Juni 29, 2025
in Berita
Perang 12 Hari Berakhir Tapi… IRAN-ISRAEL Masih Jauh dari Kata Usai
0
SHARES
115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBogani.com__ Setelah dua pekan konflik terbuka yang mengguncang Timur Tengah, Iran dan Israel akhirnya memasuki fase baru yang ditandai dengan gencatan senjata yang rapuh. Rentetan serangan udara, rudal balistik, serta manuver intelijen memuncak hingga 24 Juni 2025. Namun sejak 26 Juni, arah konflik mulai bergeser dari medan tempur ke medan diplomasi—meski ancaman dan ketegangan belum sepenuhnya reda.

Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, muncul untuk pertama kalinya sejak dimulainya gempuran udara Israel. Dalam pidatonya pada 26 Juni, ia menyatakan bahwa Iran telah memberikan “tamparan keras” kepada Amerika Serikat dan Israel. Ia juga menegaskan bahwa Republik Islam tidak akan tunduk pada tekanan asing. Pada hari yang sama, parlemen Iran secara resmi memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), sebuah langkah yang menandakan sikap semakin tertutup terhadap pengawasan program nuklir.

Serangan militer Israel dan sekutunya antara 13 hingga 24 Juni menghancurkan fasilitas nuklir penting Iran, termasuk situs di Fordow, Esfahan, dan Natanz. Menurut data resmi pemerintah Iran, sebanyak 606 orang tewas dan lebih dari 5.300 lainnya luka-luka, termasuk ilmuwan nuklir, anggota militer, serta warga sipil. Di tengah proses pemulihan, tenda-tenda darurat dan kendaraan militer mulai terlihat di lokasi yang hancur, menandakan Iran tengah mempercepat perbaikan fasilitas penting.

Sebelum serangan besar-besaran, agen intelijen Israel diduga telah menjalankan operasi sabotase secara sistematis. Berbagai laporan menyebutkan penggunaan drone rahasia dan infiltrasi ke dalam sistem pertahanan udara Iran. Hasilnya, banyak peluncur rudal Iran lumpuh bahkan sebelum dapat digunakan sebagai pertahanan.

Sejak dimulainya konflik, ketegangan dalam negeri Iran meningkat drastis. Sekitar 100.000 warga dilaporkan meninggalkan kota Tehran untuk mencari perlindungan di wilayah utara Iran. Seiring meredanya serangan, penerbangan domestik mulai kembali beroperasi, meski infrastruktur listrik dan air masih terganggu. Di sisi lain, otoritas Iran meluncurkan gelombang penangkapan besar-besaran. Sedikitnya 700 orang ditahan karena dituduh sebagai mata-mata atau simpatisan Israel. Beberapa laporan menyebut eksekusi telah mulai dilakukan terhadap tersangka dengan dakwaan pengkhianatan negara.

Ketegangan tak hanya terjadi antara Iran dan Israel. Pada 23 Juni, Iran menyerang pangkalan militer AS di Al-Udeid, Qatar, dengan rudal balistik. Meski sebagian besar berhasil dicegat, aksi ini memperlihatkan niat Iran untuk memperluas jangkauan konfliknya. Kelompok Houthi di Yaman juga dilaporkan ikut meluncurkan rudal ke wilayah Beer Sheva, Israel, pada 28 Juni, namun berhasil digagalkan oleh sistem pertahanan udara Israel. Sementara itu, Arab Saudi dan beberapa negara Arab lainnya disebut secara diam-diam membantu mencegat rudal Iran. Namun, mereka tetap menjaga posisi netral secara diplomatik di depan publik.

Pasca gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan Qatar, upaya diplomatik mulai terlihat. Iran menolak pembicaraan langsung di Oman, namun laporan terakhir menyebut bahwa negosiasi terkait program nuklir akan kembali dibuka dalam waktu dekat. Amerika Serikat telah menyusun beberapa tuntutan utama: penghentian pengayaan uranium tingkat tinggi, pembatasan pengembangan rudal balistik, dan transparansi penuh terhadap fasilitas nuklir Iran. Sebagai imbalannya, Iran dikabarkan akan ditawari pencabutan sebagian sanksi ekonomi dan bantuan kemanusiaan.

Meski meriam sudah berhenti berbunyi dan langit di atas Tehran tak lagi dipenuhi suara jet tempur, perang antara Iran dan Israel belum benar-benar berakhir. Saat ini, kedua negara tengah memainkan babak baru: adu strategi, tekanan diplomatik, dan propaganda.

Tags: #DiplomasiGlobal#GencatanSenjata#IranIsrael#PerangTimurTengahSuaraBogani
Previous Post

BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025 Resmi Cair…. Ini Syarat dan Cara Pencairannya

Next Post

IRAN Menolak Pertemuan di Oman Serta… Menutup Pintu untuk Pengawasan Nuklir

Next Post
IRAN Menolak Pertemuan di Oman Serta… Menutup Pintu untuk Pengawasan Nuklir

IRAN Menolak Pertemuan di Oman Serta... Menutup Pintu untuk Pengawasan Nuklir

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dukungan Menguat, Bolaang Mongondow Raya Makin Dekat Jadi Provinsi

Dukungan Menguat, Bolaang Mongondow Raya Makin Dekat Jadi Provinsi

Mei 8, 2025
Kripik Azzahra Mendapat Kunjungan Komisi ll DPRD Provinsi Sulawesi Utara

Kripik Azzahra Mendapat Kunjungan Komisi ll DPRD Provinsi Sulawesi Utara

Februari 4, 2025
Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Bertemu Menteri UMKM RI, Bahas Penguatan Ekonomi

Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Bertemu Menteri UMKM RI, Bahas Penguatan Ekonomi

Mei 14, 2025
Disperindag Sulut Identifikasi Umkm Berpotensi Expor,,Rumah Keripik Azzahra Jadi Fokus Utama

Disperindag Sulut Identifikasi Umkm Berpotensi Expor,,Rumah Keripik Azzahra Jadi Fokus Utama

Maret 20, 2025
Aurel Kerap Dibully, Atta Halilintar Ingatkan Bijak dan Tak Kejam untuk Membalas

Aurel Kerap Dibully, Atta Halilintar Ingatkan Bijak dan Tak Kejam untuk Membalas

Dua Faktor Utama Kenaikan Harga Rica di Kotamobagu

Dua Faktor Utama Kenaikan Harga Rica di Kotamobagu

Kotamobagu Raih Piala Adipura ke-10: Pengakuan atas Dedikasi Lingkungan

Kotamobagu Raih Piala Adipura ke-10: Pengakuan atas Dedikasi Lingkungan

Tim Resmob Polres Kotamobagu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Uang Tunai Rp. 76 Juta

Tim Resmob Polres Kotamobagu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Uang Tunai Rp. 76 Juta

Perundingan Amerika Serikat–Iran di Islamabad Gagal Total

Perundingan Amerika Serikat–Iran di Islamabad Gagal Total

April 13, 2026
Manado Kembali Bicara Toleransi: Banser Turun Amankan Selebrasi GMIM

Manado Kembali Bicara Toleransi: Banser Turun Amankan Selebrasi GMIM

April 8, 2026
Korwil GMPK BMR Robby Maneri Apresiasi Kajati Sulut Membongkar Kasus Korupsi

Korwil GMPK BMR Robby Maneri Apresiasi Kajati Sulut Membongkar Kasus Korupsi

April 6, 2026
“No Kings” Bergema, Publik Amerika Tolak Kekuasaan yang Dinilai Berlebihan

“No Kings” Bergema, Publik Amerika Tolak Kekuasaan yang Dinilai Berlebihan

Maret 31, 2026

Recent News

Perundingan Amerika Serikat–Iran di Islamabad Gagal Total

Perundingan Amerika Serikat–Iran di Islamabad Gagal Total

April 13, 2026
7
Manado Kembali Bicara Toleransi: Banser Turun Amankan Selebrasi GMIM

Manado Kembali Bicara Toleransi: Banser Turun Amankan Selebrasi GMIM

April 8, 2026
166
Korwil GMPK BMR Robby Maneri Apresiasi Kajati Sulut Membongkar Kasus Korupsi

Korwil GMPK BMR Robby Maneri Apresiasi Kajati Sulut Membongkar Kasus Korupsi

April 6, 2026
25
“No Kings” Bergema, Publik Amerika Tolak Kekuasaan yang Dinilai Berlebihan

“No Kings” Bergema, Publik Amerika Tolak Kekuasaan yang Dinilai Berlebihan

Maret 31, 2026
183
SuaraBogani.com

© 2024 Suara Bogani

Navigate Site

  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Hak Jawab

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim

© 2024 Suara Bogani

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.