Penulis: Landi M
Redaktur: Widi Andu
Suarabogani.com— Dalam wujud nyata komitmen terhadap keberagaman dan toleransi beragama, Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Doni Lumenta merealisasikan janji kampanye mereka dengan memberikan hari libur khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) yang beragama Hindu untuk merayakan Hari Raya Galungan.
Hari suci Galungan, yang jatuh pada Rabu, 23 April 2025, merupakan perayaan penting umat Hindu sebagai simbol kemenangan Dharma (kebaikan) atas Adharma (kejahatan). Dalam rangka penghormatan atas hari besar keagamaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolmong secara resmi menetapkan kebijakan libur bagi ASN dan THL Hindu melalui Surat Edaran yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Bolmong, Abdullah Mokoginta.
“Kebijakan ini kami ambil sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Hindu agar mereka dapat menjalankan ibadah dan upacara Galungan secara khidmat bersama keluarga,” ujar Bupati Yusra Alhabsyi.
Menurutnya, langkah ini bukan hanya sebatas kebijakan administratif, melainkan juga bentuk konkret dukungan terhadap kebebasan beragama serta penguatan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat Bolmong yang multikultural.
Kebijakan ini disambut hangat oleh para ASN dan THL beragama Hindu di daerah tersebut. I Made Kertayase, warga Hindu dari Desa Mopugad, Kecamatan Dumoga Utara, menyatakan rasa terima kasih dan apresiasinya.
“Bapak bupati membuktikan janji kampanye beliau di tempat kami beberapa waktu lalu. Kami sangat mengapresiasi, terima kasih pak bupati,” ujarnya.
Langkah Pemerintah Kabupaten Bolmong ini dinilai sebagai teladan dalam mewujudkan inklusivitas dan pengakuan atas hak-hak setiap pemeluk agama untuk merayakan hari besar mereka dengan tenang dan penuh makna. (SB)














