• Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Hak Jawab
Selasa, Juni 9, 2026
SuaraBogani.com
  • Login
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim
No Result
View All Result
SuaraBogani.com
No Result
View All Result

Kemenkeu Diguncang Skandal! 38 Pejabat Diduga Rangkap Jabatan, Uang Negara Terancam Bocor!

by OmKile'
Februari 13, 2025
in Tak Berkategori
Kemenkeu Diguncang Skandal! 38 Pejabat Diduga Rangkap Jabatan, Uang Negara Terancam Bocor!
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBogani.com__Sebanyak 38 pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam rangkap jabatan. Laporan tersebut diajukan oleh Kasubbag Umum Tata Usaha dan Rumah Tangga Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara II, Bursok Anthony Marlon, pada 15 Januari 2025.

Dalam keterangannya, Bursok menegaskan bahwa rangkap jabatan tersebut melanggar Pasal 17 huruf (a) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang melarang pelaksana pelayanan publik merangkap jabatan sebagai komisaris atau pengurus organisasi usaha, baik di instansi pemerintah maupun di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain itu, pelanggaran juga merujuk pada Pasal 33 dan Pasal 53 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, yang mengatur larangan anggota direksi atau komisaris merangkap jabatan.

Sebelumnya, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra) juga mengungkap adanya puluhan pejabat Kemenkeu yang merangkap jabatan sebagai komisaris di BUMN maupun anak perusahaannya. Gulfino Guevarrato, Tim Advokasi dan Kampanye Seknas Fitra, menilai rangkap jabatan ini berpotensi mengganggu kinerja BUMN dan Kemenkeu itu sendiri.

“Dalam menjalankan fungsinya, Kemenkeu harus diisi oleh orang-orang profesional dan fokus pada tugasnya. Dengan tanggung jawab besar yang diemban, pejabat Kemenkeu seharusnya tidak terbagi perhatian dan kepentingannya,” ungkap Gulfino.

Selain itu, indikasi rangkap penghasilan juga menjadi sorotan. Berdasarkan temuan Seknas Fitra, gaji pejabat yang menjadi komisaris BUMN bisa jauh lebih tinggi dibandingkan gaji mereka di Kemenkeu. Hal ini dikhawatirkan menciptakan konflik kepentingan, terutama karena Kemenkeu memiliki peran dalam mengatur kebijakan keuangan negara, termasuk alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) ke BUMN.

Berikut nama-nama yang Diduga merangkap jabatan mulai dari Wakil Menteri, Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, Direktur, Kepala Badan, Staf Ahli, hingga kepala biro:

* Kepala Biro Advokasi Tio Serepina Siahaan, Komisaris Utama PT Geodipa Energi

* Kepala Biro Sumber Daya Manusia Rukijo, Komisaris PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta)

* Kepala Biro Umum Sugeng Wardoyo, Komisaris PT Pelayaran Bahtera Adhiguna

* Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan Hidayat Amir, Komisaris PT Angkasa Pura I (InJourney Aviation Services).

* Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Rofyanto Kurniawan, Komisaris PT ASABRI.

* Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Chalimah Pujiastuti Komisaris PT POS, 8 Juni 2018 sampai 8 Juni 2023.

* Sekretaris DJKN Dedy Syarif Usman, Komisaris PT Waskita Karya TBK.

* Direktur Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) Encep Sudarwan, Komisaris Askrindo

* Direktur Anggaran Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan dan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara, Dwi Pudjiastuti Handayani, Komisaris Indonesia Re

* Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak Kementerian/Lembaga Wawan Sunarjo, Komisaris Utama PT Surveyor Indonesia.

* Direktur Sistem Penganggaran Lisbon Sirait, Dewan Pengawas LLP-KUKM

* Inspektur V Sudarso, Komisaris PT Barata Indonesia

* Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Meirizal Nur, Komisaris Indosat

* Direktur Lelang Joko Prihanto, Komisaris PT Karabha Digdaya (bukan BUMN)

* Sekretaris Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Mariatul Aini, Komisaris PT Penjamin dan Infrastruktur

* Direktur Kapasitas Pelaksana Transfer Bhimantara Widyajala, Komisaris PT Indonesia Infrastructure Finance

* Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara Heri Setiawan, Komisaris PT Geo Dipa Energi

* Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan (PKSK) Adi Budiarso, Komisaris PT Sucofindo.

Masih ada puluhan nama lainnya dalam daftar yang dilaporkan ke KPK.

Tuntutan Transparansi dan Reformasi di Kemenkeu

Seknas Fitra mendesak Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pejabat yang rangkap jabatan. Mereka menilai bahwa pejabat yang masih menjabat di Kemenkeu seharusnya tidak memegang posisi di BUMN demi menghindari konflik kepentingan dan menjaga transparansi.

“Pegawai Kemenkeu yang rangkap jabatan harus mundur dan fokus pada peningkatan kinerja serta pelayanan publik di Kemenkeu sesuai tugas dan fungsi lembaga,” tegas Gulfino.

Publik Geram dan memberikan beragam tanggapan: “Apakah Negeri Ini Kekurangan Orang Pintar?”

Terungkapnya kasus ini memicu kemarahan publik. Banyak pihak mempertanyakan alasan di balik maraknya rangkap jabatan di kalangan pejabat tinggi.

Media sosial dipenuhi komentar pedas dari masyarakat yang menyindir kebijakan pemerintah dalam menempatkan pejabat di posisi strategis :

“Apa negeri ini kekurangan orang pintar? Kenapa pejabat harus rangkap jabatan, padahal banyak anak muda berbakat yang menganggur?” tulis seorang warganet di platform X (dulu Twitter).

”Pak Presiden Prabowo Harus Menertibkan Masalah Rangkap Jabatan Agar menciptakan pemerataan Kepada Semua Anak Bangsa” Tulis warganet Lainya,,

”Percuma Efisiensi Anggaran Jika Triliunan Uang Pajak Rakyat Dipakai Bayarin Segelintir orang saja”

“Pejabat Kemenkeu seharusnya fokus mengelola keuangan negara, bukan sibuk mengurus BUMN demi gaji tambahan!”

Hingga saat ini, KPK belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan ini. Namun, publik menantikan langkah tegas dari lembaga antirasuah tersebut untuk menindak lanjuti dugaan penyalahgunaan wewenang di salah satu kementerian paling strategis di Indonesia ini **

Previous Post

Presiden Prabowo Subianto Lepas Keberangkatan Presiden Turki Erdogan ke Pakistan

Next Post

Erick: Muliadi Paputungan (MP) Calon Kuat Ketua PW GP Ansor Sulawesi Utara

Next Post
Erick: Muliadi Paputungan (MP) Calon Kuat Ketua PW GP Ansor Sulawesi Utara

Erick: Muliadi Paputungan (MP) Calon Kuat Ketua PW GP Ansor Sulawesi Utara

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dukungan Menguat, Bolaang Mongondow Raya Makin Dekat Jadi Provinsi

Dukungan Menguat, Bolaang Mongondow Raya Makin Dekat Jadi Provinsi

Mei 8, 2025
Kripik Azzahra Mendapat Kunjungan Komisi ll DPRD Provinsi Sulawesi Utara

Kripik Azzahra Mendapat Kunjungan Komisi ll DPRD Provinsi Sulawesi Utara

Februari 4, 2025
Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Bertemu Menteri UMKM RI, Bahas Penguatan Ekonomi

Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Bertemu Menteri UMKM RI, Bahas Penguatan Ekonomi

Mei 14, 2025
Disperindag Sulut Identifikasi Umkm Berpotensi Expor,,Rumah Keripik Azzahra Jadi Fokus Utama

Disperindag Sulut Identifikasi Umkm Berpotensi Expor,,Rumah Keripik Azzahra Jadi Fokus Utama

Maret 20, 2025
Aurel Kerap Dibully, Atta Halilintar Ingatkan Bijak dan Tak Kejam untuk Membalas

Aurel Kerap Dibully, Atta Halilintar Ingatkan Bijak dan Tak Kejam untuk Membalas

Dua Faktor Utama Kenaikan Harga Rica di Kotamobagu

Dua Faktor Utama Kenaikan Harga Rica di Kotamobagu

Kotamobagu Raih Piala Adipura ke-10: Pengakuan atas Dedikasi Lingkungan

Kotamobagu Raih Piala Adipura ke-10: Pengakuan atas Dedikasi Lingkungan

Tim Resmob Polres Kotamobagu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Uang Tunai Rp. 76 Juta

Tim Resmob Polres Kotamobagu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Uang Tunai Rp. 76 Juta

Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Juni 3, 2026
Hadirkan BLK dan Bantuan TKM, Bupati Yusra Alhabsyi Dapat Apresiasi Masyarakat

Hadirkan BLK dan Bantuan TKM, Bupati Yusra Alhabsyi Dapat Apresiasi Masyarakat

Juni 1, 2026
Wali Kota Weny Gaib Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Dirangkaikan Harkitnas 

Wali Kota Weny Gaib Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Dirangkaikan Harkitnas 

Juni 1, 2026
GP Ansor Lolayan Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang Solimandungan Bersatu

GP Ansor Lolayan Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang Solimandungan Bersatu

Mei 31, 2026

Recent News

Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Heboh! Mantan Kepala BGN dan Dua Wakilnya Dijemput Dini Hari, Kantor BGN Ikut Digeledah

Juni 3, 2026
50
Hadirkan BLK dan Bantuan TKM, Bupati Yusra Alhabsyi Dapat Apresiasi Masyarakat

Hadirkan BLK dan Bantuan TKM, Bupati Yusra Alhabsyi Dapat Apresiasi Masyarakat

Juni 1, 2026
12
Wali Kota Weny Gaib Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Dirangkaikan Harkitnas 

Wali Kota Weny Gaib Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Dirangkaikan Harkitnas 

Juni 1, 2026
7
GP Ansor Lolayan Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang Solimandungan Bersatu

GP Ansor Lolayan Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang Solimandungan Bersatu

Mei 31, 2026
58
SuaraBogani.com

© 2024 Suara Bogani

Navigate Site

  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
  • Hak Jawab

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Hukrim

© 2024 Suara Bogani

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.