Suarabogani.com – Setelah berhari-hari berjuang melawan kobaran api yang menghancurkan wilayah Los Angeles, pemadam kebakaran akhirnya mulai mendapatkan kendali atas dua kebakaran besar di sisi timur dan barat kota pada Jumat (10/1/2025) waktu setempat. Kebakaran ini telah menewaskan sedikitnya 10 orang dan menghancurkan hampir 10.000 bangunan, dengan angka korban dan kerusakan diperkirakan terus bertambah.
Angin kencang yang mempercepat penyebaran api sejak Selasa (7/1/2025) akhirnya mereda, memberikan sedikit kelegaan bagi ribuan petugas yang terus berusaha memadamkan kobaran api. Enam kebakaran besar yang terjadi secara bersamaan telah meluluhlantakkan sejumlah lingkungan di Los Angeles, memaksa ribuan penduduk untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kemajuan dilaporkan pada kebakaran Palisades di bagian barat kota dan kebakaran Eaton di kaki bukit sebelah timur metropolis. Setelah berhari-hari tak terkendali, kebakaran Palisades berhasil dikendalikan hingga 8%, sementara kebakaran Eaton hingga 3%. Angka ini menunjukkan perbaikan yang signifikan mengingat hingga Jumat pagi, tingkat pengendalian kedua kebakaran tersebut masih berada di angka 0%.
Meski begitu, gabungan kedua kebakaran tersebut telah membakar lebih dari 13.700 hektare, atau sekitar 137 km², setara dengan 2,5 kali luas Manhattan.
“Kami melakukan segala upaya untuk mengendalikan situasi, dan laporan keberhasilan telah diterima,” kata Wali Kota Los Angeles Karen Bass dalam konferensi pers, dilansir Reuters.
Komandan pemadam kebakaran Los Angeles, Chief Michael Ramirez, menyampaikan harapan atas perkembangan ini meski situasi masih jauh dari terkendali sepenuhnya. “Kami bekerja siang dan malam untuk melindungi nyawa dan properti warga. Kondisi angin yang lebih tenang memberi kami kesempatan untuk lebih agresif memadamkan api,” ujarnya.
Kebakaran yang meluas ini mengingatkan pada ancaman kebakaran hutan kronis di wilayah California, yang diperburuk oleh perubahan iklim dan musim kering yang semakin panjang. Para pakar memperingatkan bahwa penanganan jangka panjang diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran serupa di masa depan.
Sementara itu, pihak berwenang terus mengevakuasi warga di daerah terdampak, menyediakan tempat perlindungan darurat, dan mengerahkan semua sumber daya untuk memerangi bencana ini. Warga yang tinggal di dekat zona kebakaran diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi evakuasi dari otoritas setempat.
Kebakaran di Los Angeles ini menjadi salah satu bencana alam terburuk yang melanda wilayah Amerika dalam beberapa tahun terakhir, meninggalkan trauma mendalam bagi masyarakat setempat. Pihak berwenang terus mengupayakan solusi untuk memitigasi dampak kebakaran hutan yang kini menjadi ancaman rutin di kawasan ini.***














