KOTAMOBAGU, Upacara peringatan Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di SMKN 2 Kotamobagu berlangsung khidmat hingga sebuah insiden tak terduga terjadi. Tali pengikat bendera merah putih mendadak terlepas saat upacara berlangsung, membuat suasana sedikit tegang.
Namun, momen tersebut segera diatasi berkat aksi cepat salah satu guru, Agusalim Ponamon, S.S. Tanpa ragu langsung naik ke tiang bendera, membawa tali yang terlepas, dan memasangnya kembali dengan sigap. Berkat keberanian dan kecepatan tanggapnya, bendera merah putih berhasil dinaikkan dan berkibar dengan sempurna.
“Alhamdulillah, bendera bisa dinaikkan tepat waktu, dan upacara tetap berjalan lancar,” ujar Lutfi Dilapanga salah satu Guru pengajar juga peserta upacara. (29/11/2024)
Kepala SMKN 2 Kotamobagu, Amaludin Bahansubu, Saat di konfirmasi Media ini. “Saya sangat bangga dengan Pak Agusalim Ponamon atas tindakan cepat dan keberaniannya. Ini adalah contoh nyata semangat seorang pendidik, tidak hanya mengajarkan nilai-nilai, tetapi juga menunjukkan keteladanan di depan siswa. Semoga tindakan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu siap bertindak dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan simbol negara,” ujarnya.
Tindakan heroik Agusalim Ponamon mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh peserta upacara, termasuk para siswa dan guru. Momen ini menjadi pengingat pentingnya dedikasi dalam berbagai situasi, terutama dalam memperingati Hari Korpri yang mengusung tema pengabdian dan pelayanan kepada bangsa dan negara.
Upacara peringatan Hari Korpri di SMKN 2 Kotamobagu akhirnya berlangsung dengan penuh semangat dan menjadi momen yang tidak terlupakan bagi seluruh peserta. (Idiex)














