“Setiap orang, apa pun latar belakangnya, punya kontribusi yang bisa diberikan. Kolaborasi ini bukan hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antarindividu,” jelas Rendy.
Ajakan Rendy untuk memperkuat toleransi dan kolaborasi direspon positif oleh warga Togop.
Beberapa warga menyatakan kekagumannya terhadap visi dan sikap Rendy yang dinilai sangat relevan dengan kondisi masyarakat Kotamobagu saat ini.
Bagi mereka, sosok Rendy membawa angin segar, terutama karena ia memahami pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.
“Pesan Pak Rendy sangat menginspirasi. Beliau tidak hanya bicara soal program, tetapi juga soal bagaimana kita harus bersikap sebagai masyarakat yang hidup dalam perbedaan. Ini yang kami butuhkan,” ujar salah satu warga yang hadir dalam acara tersebut.
Harapan untuk Kotamobagu
Melihat antusiasme masyarakat dalam menyambut ide-ide yang diusung oleh Rendy, tidak dapat dipungkiri bahwa semangat kolaborasi dan toleransi memang menjadi isu yang sangat penting di Kotamobagu.
Di tengah berbagai tantangan sosial dan politik, pesan ini bisa menjadi solusi untuk menghadapi perpecahan dan konflik yang sering muncul karena perbedaan pandangan.
Rendy Virgiawan Mangkat berhasil membawa pesan yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Harapannya, dengan semangat toleransi dan kolaborasi yang ia usung, Kotamobagu bisa terus berkembang menjadi kota yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera untuk semua warganya. ***














