Kotamobagu, 25 September 2024 – Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Kotamobagu mengadakan sosialisasi terkait Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dan EMIS DIKTI pada Rabu (25/09/2024). Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Perguruan Muhammadiyah ini dipimpin oleh Dr. (Cand) Prasetio Rumondor, MA, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) IAIM Kotamobagu.
Dalam sambutannya, Prasetio menjelaskan bahwa Sistem Informasi Akademik merupakan perangkat penting yang digunakan untuk mengelola data akademik dengan teknologi komputer. Sistem ini memungkinkan manajemen perguruan tinggi untuk mengambil keputusan berbasis data yang terintegrasi.
“Mahasiswa harus memperhatikan data pribadi mereka, terutama memastikan apakah mereka sudah terdaftar di DIKTI atau belum,” ujar Prasetio, merujuk pada hasil bimbingan teknis yang diikuti di Kota Makassar beberapa waktu lalu. Ia juga menekankan bahwa setiap perguruan tinggi memiliki sistem akademik yang berbeda-beda, dan di IAIM Kotamobagu, sistem tersebut dikenal sebagai SIAKAD.

Prasetio menjelaskan bahwa salah satu syarat untuk mengaktifkan SIAKAD adalah pelunasan biaya semester. “Jika mahasiswa belum melunasi pembayaran, maka sistem akademiknya tidak akan aktif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Prasetio menyoroti manfaat SIAKAD bagi mahasiswa, termasuk kemudahan mengakses data perkuliahan, status keaktifan, hingga verifikasi nomor ijazah bagi yang sudah lulus. Sosialisasi ini juga menampilkan simulasi penggunaan SIAKAD, mulai dari proses login, pembuatan KRS, hingga pendaftaran ujian proposal skripsi.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa baru dan lama di IAIM Kotamobagu dapat memahami pentingnya penggunaan sistem informasi akademik serta memanfaatkan fitur-fitur yang ada untuk mendukung proses perkuliahan mereka.














