Kotamobagu, sebuah kota di Sulawesi Utara, akan menggelar Pemilihan Wali Kota (Pilwako) pada tahun 2024.
Di tengah gemuruh perubahan politik, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung sosok yang penuh harapan dan inspirasi bagi rakyat Kotamobagu.
Dr. Weny Gaib, SpM, seorang anak Mongondow yang dikenal bersahaja, adalah bukti nyata bahwa keteguhan hati dan kerja keras dapat mengubah mimpi menjadi kenyataan, bahkan di tengah tantangan hidup yang tak terduga.
Dr. Weny Gaib, SpM, lahir di Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Barat, pada 21 Maret 1976.
Ia merupakan anak dari Hi. Miden Gaib, seorang tokoh Syarikat Islam (SI) dan pengusaha konstruksi terkemuka di Bolaang Mongondow Bersatu.
Sejak kecil, Dr. Weny Gaib bercita-cita menjadi seorang dokter yang dapat membantu banyak orang.
Namun, cita-citanya sempat terhambat ketika ia menjalani studi kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado.
Pada tahun 1998, ayahnya yang menjadi tumpuan harapan keluarga dan cita-cita Weny muda berpulang.
Kehilangan sosok ayah yang sangat dicintainya tentu merupakan pukulan berat bagi Dr. Weny Gaib.
Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya.
Dalam kesendirian, ia berjuang menyelesaikan studi sambil mencari penghidupan untuk bertahan hidup.
Ia bekerja sebagai asisten dokter di beberapa rumah sakit dan klinik.
Ia juga aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, seperti Gerakan Pemuda (GP) Ansor, di mana ia menjabat sebagai Bendahara DPW GP. Ansor Sulawesi Utara.
Dr. Weny Gaib akhirnya berhasil menyelesaikan studinya tepat waktu, dan melanjutkan pendidikan spesialis mata di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Kini, ia tidak hanya dikenal sebagai seorang dokter spesialis mata yang berdedikasi, tetapi juga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengusaha sukses.
Ia menjabat sebagai Direktur Klinik Mata Totabuan, yang memiliki cabang di berbagai daerah, seperti Kotamobagu, Bolmong, Bolmut, dan Gorontalo.
Kesederhanaan dan kerja kerasnya membuatnya menjadi sosok yang dekat dengan rakyat.
Ia selalu menunjukkan kerendahan hati dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama.
Ia sering membantu masyarakat, baik melalui pelayanan medis di klinik-klinik mata yang didirikannya maupun melalui berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, pengobatan gratis, dan bantuan pendidikan.
Inilah yang membuat PKB yakin bahwa Dr. Weny Gaib adalah pilihan yang tepat untuk membawa aspirasi rakyat Kotamobagu ke pentas yang lebih tinggi.
PKB, yang memiliki lima kursi di DPRD Kotamobagu, telah menunjuk Dr. Weny Gaib sebagai bakal calon wali kota yang akan diusung dalam Pilwako 2024.
PKB juga mendapat dukungan dari Partai Gerindra, yang tidak mendapat kursi di Pileg 2024.
Dalam sebuah momen kebersamaan yang sederhana, Ketua DPC PKB Kotamobagu, Jusran Debby Mokolanot, mengajak Dr. Weny Gaib menikmati semangkuk mie di pinggir jalan, tepat sebelum menerima Surat Keputusan Penugasan dari Keluarga Besar PKB.
Dalam kesempatan tersebut, Mokolanot memberikan pesan yang penuh makna kepada sahabatnya itu, “Dokter Weny Sahabatku, kelak jika kamu mendapatkan amanah dari RAKYAT KOTAMOBAGU, peluk dan cintailah mereka. Karena hanya CINTA yang tak pernah menuntut balas. Jangan khianati cinta mereka, tapi cintailah cinta.”
Pesan ini bukan hanya menjadi pegangan bagi Dr. Weny Gaib, tetapi juga menjadi komitmen PKB untuk selalu mengedepankan kepentingan rakyat di atas segalanya.
Dengan latar belakang yang kuat dan penuh perjuangan, Dr. Weny Gaib diyakini akan menjadi pemimpin yang memahami betul kebutuhan dan harapan masyarakat.
Dengan cinta dan ketulusan, ia siap mengabdikan dirinya untuk membawa perubahan positif di Kotamobagu.
PKB percaya, di bawah kepemimpinan Dr. Weny Gaib, rakyat Kotamobagu akan merasakan kehangatan cinta yang tulus dan kebijakan yang berpihak pada mereka. ***













