Gunung Ruang yang terletak di Kepulauan Tagulandang, Sulawesi Utara, kembali meletus setelah hampir dua dekade.
Dampak erupsi ini telah memaksa evakuasi dua kampung di Kecamatan Tagulandang sejak Selasa (16/04/2024).
Sebanyak 272 kepala keluarga atau 828 jiwa telah dievakuasi, dengan Kampung Laingpatehi dan Kampung Pumpente menjadi titik utama evakuasi, masing-masing mencakup 166 KK atau 506 jiwa, dan 106 KK atau 322 jiwa.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengambil langkah cepat dengan memberikan bantuan berupa 123 lembar tikar, 120 selimut, dan 400 masker.
Penjabat Bupati Sitaro, Joi E B Oroh, turun langsung membawa bantuan kepada masyarakat terdampak.
“Kami melakukan perjalanan membawa bantuan dari Ulu Siau menuju Tagulandang,” ujar Oroh.
Warga dievakuasi ke Pendopo Kantor Kecamatan Tagulandang karena di lokasi tersebut dianggap paling representatif, sementara posko evakuasi juga sedang dipersiapkan.
Pemerintah telah menyiapkan kapal feri untuk membantu proses evakuasi jika kondisi semakin memburuk, sebagai tanggung jawab untuk melindungi masyarakat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sitaro, Sony Belseran, mengungkapkan bahwa evakuasi dilakukan dari Pulau Ruang menuju Pulau Tagulandang menggunakan kapal KM Lohoraung.
Warga diminta untuk tetap tenang dan berkoordinasi dengan pemerintah terkait aktifitas erupsi Gunung Ruang.
Erupsi Gunung Ruang pada Selasa malam (16/4) telah berdampak pada wilayah sekitarnya.
Rumah ibadah di wilayah Tagulandang Selatan dan Tagulandang Utara telah dialihfungsikan sebagai tempat pengungsian.
Pemerintah daerah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Utara untuk monitoring dan penanganan.
Camat Tagulandang, Norbert A Sakendatu SIP, mengungkapkan bahwa saat ini listrik di daerahnya padam dan hujan abu kerikil juga terjadi akibat semburan Gunung Ruang.
Plh Kepala Dinas Sosial Sulut, dr. Merry Mawardi, menyampaikan bahwa Dinsos Sulut juga telah menyalurkan bantuan ke lokasi melalui kapal TNI AL. ***














