Jakarta– Produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Kotamobagu turut mencuri perhatian dalam kegiatan Agrinexpo. Agrinex 2026 yang digelar pada Minggu, 25 Oktober 2026. Talkshow bertema “Mangga Agrimania Varietas Baru & Produk Pertanian yang Sudah Diekspor”
Puluhan produk UMKM asal Kotamobagu dipamerkan melalui fasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Kotamobagu bersama Dinas PMD Provinsi Sulawesi Utara.
Keikutsertaan puluhan produk lokal tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi dan kreativitas pelaku UMKM Kotamobagu kepada masyarakat yang lebih luas.
Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya aktivitas di stand PMD Sulawesi Utara. Stand tersebut diserbu para pelanggan yang tertarik melihat berbagai produk unggulan, bahkan membeli produk-produk UMKM yang dipamerkan.

Salah satu peserta yang turut ambil bagian adalah Rumah Keripik Azzahra dari Desa Bungko, Kota Kotamobagu. UMKM ini menampilkan berbagai produk andalannya yang selama ini menjadi bagian dari potensi usaha lokal dan kebanggaan masyarakat Desa Bungko.
Selain itu, Arya Krisna dari Kelurahan Moyag juga ikut memperkenalkan produk kerajinan anyaman berbahan eceng gondok serta gula semut. Kedua produk tersebut memperlihatkan keberagaman kreativitas dan potensi ekonomi masyarakat Kotamobagu.
Kehadiran Rumah Keripik Azzahra dan Arya Krisna menjadi gambaran bahwa UMKM Kotamobagu tidak hanya bergerak di sektor kuliner, tetapi juga mampu menghasilkan produk kerajinan bernilai ekonomi dengan memanfaatkan potensi bahan baku lokal.

Melalui kegiatan Agrinexpo, puluhan produk UMKM tersebut mendapatkan kesempatan untuk dikenal oleh pengunjung dari berbagai daerah. Momentum ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan kualitas, keunikan, serta daya saing produk lokal.
Kolaborasi Dinas PMD Kota Kotamobagu dan Dinas PMD Provinsi Sulawesi Utara dalam memfasilitasi keikutsertaan UMKM diharapkan dapat memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi para pelaku usaha.
Lebih dari sekadar mengikuti pameran, kegiatan ini diharapkan menjadi ladang promosi bagi UMKM lokal untuk memperluas jaringan pemasaran, mendapatkan pelanggan baru, serta membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
Harapannya, produk-produk unggulan Kotamobagu tidak hanya dikenal di tingkat daerah dan provinsi, tetapi juga mampu menembus pasar nasional.
Partisipasi dalam Agrinexpo juga menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat kemasan, melakukan inovasi, serta menjaga konsistensi produksi agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Dengan dukungan pemerintah dan semangat para pelaku usaha, UMKM Kotamobagu diharapkan semakin berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Agrinexpo menjadi panggung bagi produk lokal untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Dari Kotamobagu untuk Indonesia, produk UMKM lokal siap dikenal lebih luas dan menembus pasar nasional. (Idiex)














