KOTAMOBAGU — Turnamen sepak bola antar kampung (tarkam) di Bolaang Mongondow Raya (BMR) kini mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, teknologi Video Assistant Referee (VAR) diterapkan dalam ajang tingkat lokal di wilayah BMR, bahkan disebut sebagai yang pertama di Sulawesi Utara (Sulut).
Langkah ini mendapat apresiasi dari konten kreator sepak bola lokal, Yasin Kobandaha, yang dikenal aktif dalam mengembangkan dan mempromosikan dunia sepak bola daerah melalui kontennya di media sosial.
Menurut Yasin, penerapan VAR di tingkat tarkam menunjukkan bahwa sepak bola daerah juga bisa berkembang dan berinovasi layaknya kompetisi profesional.
“Luar biasa, baru kali ini tarkam di BMR bahkan di Sulut sudah pakai VAR. Ini bukti bahwa sepak bola kita semakin maju,” ujar Yasin Kobandaha, Selasa (11/11/2025).
Yasin juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kotamobagu dan Askot PSSI Kotamobagu yang dinilainya memiliki komitmen besar terhadap kemajuan sepak bola di daerah.
“Terima kasih untuk Pemkot Kotamobagu dan Askot PSSI Kotamobagu yang terus mendukung kegiatan olahraga, terutama sepak bola. Dukungan ini sangat berarti bagi kemajuan dunia sepak bola di BMR,” ucapnya.
Turnamen Wali Kota Cup VII Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Aruman, Motoboi Kecil, menjadi ajang pertama penerapan VAR lokal tersebut. Keberadaan teknologi ini mendapat sambutan positif dari pemain dan penonton karena membuat jalannya pertandingan lebih fair dan menarik.
Dengan dukungan pemerintah dan semangat para pegiat sepak bola lokal seperti Yasin Kobandaha, diharapkan dunia olahraga di Kotamobagu terus tumbuh menjadi lebih profesional dan inspiratif bagi daerah lain di Sulawesi Utara. (Diex)














