BOLMONG– Pemerintah Desa Tungoi Dua, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, resmi memulai pembangunan sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) melalui program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas). Peletakan batu pertama dilaksanakan pada Selasa (11/11/2025) dan dipimpin langsung oleh Sangadi Desa Tungoi Dua, Mita Manolang, S.Pd.
Turut hadir Fasilitator Sanimas Indi Dondo, perangkat desa,Ketua pelaksana dan warga yang mendapat manfaat.
Acara berlangsung sederhana namun penuh semangat gotong royong, menandai dimulainya pembangunan yang dinanti oleh warga.
Mita Manolang menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Dra. Yasti Soepredjo Mokoagow, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P), yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga program ini dapat terealisasi di Desa Tungoi Dua. Menurutnya, perhatian Ibu Yasti terhadap pembangunan di wilayah Bolaang Mongondow patut diapresiasi.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Tungoi Dua, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dra. Yasti Soepredjo Mokoagow, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, yang telah menyalurkan program aspirasi ini untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Mita juga menambahkan “Alhamdulillah, Desa Tungoi Dua mendapat 29 unit MCK melalui program Sanimas. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat di bidang kebersihan dan kesehatan lingkungan,” tambahnya Mita Manolang.
Lebih lanjut, Mita menegaskan bahwa pemerintah desa akan berupaya memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapannya. Ia juga berpesan agar warga bersama-sama menjaga fasilitas yang nantinya dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Indi Dondo selaku fasilitator Sanimas menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif dari Kementerian PUPR yang bertujuan meningkatkan akses sanitasi masyarakat di wilayah pedesaan. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemerintah desa.
“Kami berharap dengan adanya 29 unit MCK ini, masyarakat Desa Tungoi Dua semakin menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya,” ungkap Indi Dondo.
Program Sanimas di Desa Tungoi Dua juga diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Lolayan. Dengan adanya fasilitas ini, praktik buang air sembarangan dapat diminimalisir sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan kesehatan warga semakin meningkat.
Kegiatan peletakan batu pertama ini berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. Suasana kekeluargaan dan antusiasme warga terlihat jelas saat prosesi dimulai. Pembangunan 29 unit MCK ini diharapkan rampung sesuai jadwal dan segera bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang pola hidup bersih dan sehat. (Diex)














