JAKARTA –Pemerintah Desa Bungko, Kecamatan Kotamobagu Selatan, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan membawa produk-produk unggulan desa ke ajang Agrinex Expo 2025 yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Sangadi Bungko Aminullah Paputungan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Hermina Paputungan turun langsung mendampingi para pelaku UMKM desa yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan potensi desa ke tingkat nasional. Desa Bungko menjadi salah satu desa yang tampil dengan penuh semangat, membawa produk-produk olahan khas yang dibuat oleh masyarakat setempat.
Di antara berbagai produk yang dibawa, Bongkai Kripik Azzahra menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Produk Bongkai ini merupakan hasil kreativitas dan ketekunan warga Desa Bungko dalam mengolah bahan lokal menjadi camilan khas yang renyah dan lezat.

Owner Kripik Azzahra, Erina Mokodompit, tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Ia mengatakan bahwa kesempatan untuk tampil di ajang besar seperti JIExpo adalah kebanggaan tersendiri bagi pelaku UMKM desa.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Bungko, terutama kepada Sangadi Aminullah Paputungan dan Ketua TP-PKK, yang telah mendukung kami dari awal hingga bisa tampil di sini,” ujarnya.
(07/11)
Menurut Erina, keikutsertaan Kripik Az_Zahra dalam pameran nasional ini bukan hanya memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas, tetapi juga membuka peluang kerjasama dengan pelaku bisnis dari daerah lain. “Kami berharap ini bisa menjadi awal yang baik untuk memperluas pemasaran produk kami ke seluruh Indonesia,” tambahnya.
Sangadi Bungko, Aminullah Paputungan, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi Pemerintah Desa Bungko dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami ingin potensi desa tidak hanya berhenti di tingkat lokal. Melalui ajang seperti ini, kami memperkenalkan bahwa Desa Bungko memiliki banyak produk berkualitas yang siap bersaing di pasar nasional,” ungkapnya.

Ketua TP-PKK Desa Bungko juga menambahkan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bentuk nyata dari upaya pemberdayaan ekonomi keluarga. Menurutnya, produk seperti Kripik Azzahra menunjukkan bahwa perempuan desa mampu berinovasi dan berperan penting dalam peningkatan ekonomi rumah tangga.
Partisipasi Desa Bungko di JIExpo juga mendapat perhatian dari pengunjung dan peserta lainnya. Banyak yang mengapresiasi tampilan stand Sulawesi utara yang memadukan nuansa tradisional dengan sentuhan modern, memperlihatkan kekayaan budaya sekaligus semangat kemajuan.
Kehadiran produk-produk lokal Bungko di panggung nasional seperti JIExpo menjadi bukti bahwa desa memiliki potensi besar untuk berkembang jika mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Semangat kolaborasi antara pemerintah desa, PKK, dan pelaku UMKM menjadi kunci keberhasilan yang patut diapresiasi.
Dengan langkah nyata ini, Desa Bungko tidak hanya membawa nama daerah di kancah nasional, tetapi juga menginspirasi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan percaya diri menampilkan produk unggulan mereka. Harapannya, Kripik Azzahra dan produk-produk lainnya dapat terus berkembang, membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mengharumkan nama Desa Bungko di tingkat yang lebih luas. (Idiex)














