Jakarta — Presiden Republik Indonesia menerima kehadiran sejumlah tokoh lintas agama, pimpinan partai politik, organisasi kepemudaan, serta pimpinan serikat buruh dalam rangka silaturahmi kebangsaan di Istana Negara, Senin (2/9/2025). Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh keterbukaan, dengan tujuan membangun sinergi serta merawat persatuan bangsa.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden mendengarkan langsung aspirasi dari tokoh lintas agama yang menekankan pentingnya penertiban terhadap aksi-aksi tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh kelompok demonstran anarkistis.

Para tokoh sepakat bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara, namun harus dilakukan dengan cara yang damai dan tertib.
Selain itu, Presiden juga menerima dukungan dari berbagai pihak untuk memulihkan situasi nasional sekaligus menjamin kebebasan berpendapat, sebagaimana dijamin oleh undang-undang.
Dukungan tersebut menunjukkan adanya kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional.

“Ke depan, pemerintah akan terus bekerja sama dengan seluruh elemen bangsa untuk menjaga keamanan dan ketertiban, melindungi segenap rakyat Indonesia, serta memastikan suasana kondusif bagi pembangunan nasional dan persatuan bangsa,” tegas Presiden.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat dialog, mempererat silaturahmi, dan mencegah segala bentuk perpecahan.
Semua pihak yang hadir menyatakan kesiapan untuk bergandengan tangan dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan, demi tercapainya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera. (TimSB)














