Suarabogani.com– Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus mengupayakan percepatan pembangunan wilayah melalui sinergi bersama pemerintah pusat. Pada Senin (28/4), Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) bersama jajaran Kepala SKPD terkait menghadiri pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Prof. Dr. Rachmat Pambudy, di Kantor Bappenas, Jakarta.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Gubernur YSK untuk memaparkan berbagai rencana dan progres pembangunan strategis yang tengah dirancang di Sulawesi Utara. Paparan tersebut bertujuan untuk memperoleh dukungan dari Bappenas dalam tahap perencanaan dan realisasi proyek-proyek prioritas di daerah.
Sejumlah proyek yang disampaikan oleh Gubernur YSK antara lain perencanaan jalan Tol Manado-Amurang dan pembangunan Jembatan Bitung-Lembeh yang juga akan terintegrasi dengan rencana pembangunan Bandara Lembeh. Ketiga proyek ini diharapkan menjadi infrastruktur kunci untuk membuka konektivitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah pesisir.
Selain itu, Pemprov Sulut juga menyoroti pentingnya penyelesaian proyek Manado Outer Ring Road (MORR) III dan program ketangguhan banjir perkotaan. Keduanya dinilai krusial untuk mengurangi kemacetan serta meningkatkan daya tahan wilayah Manado terhadap bencana hidrometeorologi yang makin intens.
Rencana pembangunan simpang susun Transmart Manado serta pengelolaan sampah melalui operasionalisasi TPA Regional Mamitarang dan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) juga diajukan sebagai bagian dari transformasi perkotaan yang berkelanjutan. Di samping itu, pengelolaan limbah B3 juga menjadi perhatian utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
Gubernur YSK juga mengusulkan peningkatan status sejumlah ruas jalan dari provinsi menjadi jalan nasional serta pembangunan jalan lingkar Pulau Salibabu untuk memperkuat akses antarwilayah di daerah kepulauan. Hal ini penting untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar Sulawesi Utara.
Tak ketinggalan, revitalisasi lanjutan Danau Tondano kembali diangkat sebagai proyek strategis lingkungan yang berdampak luas. Dalam sektor pendidikan, Gubernur YSK turut memaparkan rencana pembangunan perguruan tinggi di wilayah Bolaang Mongondow sebagai langkah konkret untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.
Gubernur YSK menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam merealisasikan proyek-proyek tersebut. “Dalam kesempatan yang baik ini kita harus bekerja sama untuk perencanaan pembangunan ini. Perlu dibangun cepat karena ini merupakan kampung halaman Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya dengan tegas.
Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Prof. Dr. Rachmat Pambudy, menyambut baik seluruh pemaparan tersebut dan memberikan respons positif atas inisiatif pembangunan dari Pemprov Sulut. Ia menyatakan kesiapan Bappenas untuk mendukung pembangunan di Sulawesi Utara. Diharapkan, hasil pertemuan ini menjadi pijakan awal menuju Sulawesi Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan di bawah kepemimpinan Gubernur YSK. (SB)














