Suarabogani.com_ Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Muliadi Paputungan, menggelar kegiatan reses masa persidangan kedua tahun 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Bolaang Mongondow Raya. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 15 hingga 22 Maret 2025 dan bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Acara reses yang digelar di Desa Bungko kecamatan kotamobagu selatan (16/03) dibuka dengan pembacaan doa oleh Bapak Tapri. Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat. Sangadi (Kepala Desa) Bungko, Aminullah Paputungan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Muliadi Paputungan sebagai wakil rakyat yang berasal dari desa mereka.

“Berkat doa dan ridho dari Allah, kita dapat dipertemukan dengan putra terbaik Desa Bungko yang kini menjadi anggota DPRD Provinsi. Ini adalah generasi emas, generasi masa depan desa kita, dan diminta kepada masyarakat silahkan memberikan usulan karena ini kesempatan bagi masyarakat” ujar Aminullah Paputungan.
Dalam sambutannya, Muliadi Paputungan, yang juga merupakan anggota Komisi 1 DPRD Sulut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menegaskan komitmennya untuk mendengar dan menampung aspirasi masyarakat. Ia mengajak seluruh warga yang hadir untuk menyampaikan segala usulan dan permasalahan yang mereka hadapi.
“Dalam reses ini, apa saja aspirasi masyarakat insyaallah kami akan menyerap, menampung, dan tentu kami akan mendengarkan apa yang disampaikan. Jadi dipersilakan bagi masyarakat untuk mengusulkan apa saja,” kata Muliadi Paputungan.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari silaturahmi dengan masyarakat setelah dirinya dilantik sebagai anggota DPRD. “Sejak dilantik, kami terus berupaya untuk kembali ke daerah pemilihan, mengunjungi, bersilaturahmi, dan menyapa warga,” tambahnya.
Salah satu usulan menarik yang disampaikan masyarakat dalam reses tersebut adalah mengenai tunjangan anak asuh. Sejumlah warga menyampaikan bahwa bantuan anak asuh sudah beberapa tahun tidak diberikan lagi. “Sudah beberapa tahun bantuan anak asuh tidak ada lagi,”keluh salah seorang warga.

Kegiatan reses ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat. Diskusi berlangsung dengan penuh antusiasme, mencerminkan harapan besar warga terhadap wakil mereka di parlemen.
Dengan adanya reses ini, masyarakat Desa Bungko berharap aspirasi yang telah mereka sampaikan dapat diperjuangkan oleh Muliadi Paputungan di tingkat provinsi. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. (Idiex)














