Suarabogani.com, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mencatat pencapaian penting dengan mendapatkan pengakuan resmi dari FIFA untuk National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia. NDRC Indonesia kini berfungsi sebagai badan penyelesaian sengketa yang diakui FIFA dalam ranah sepak bola nasional.
Proses pengakuan ini menandai langkah besar PSSI dalam menunjukkan komitmen terhadap regulasi dan standar internasional yang ditetapkan oleh FIFA. Lebih istimewanya lagi, PSSI menjadi satu-satunya federasi sepak bola di Asia yang berhasil mendapatkan status ini dari FIFA. Di tingkat global, hanya empat federasi lain yang mendapatkan pengakuan serupa, yaitu Royal Belgian Football Association (RBFA), The Football Association (The FA) dari Inggris, French Football Federation (FFF) dari Prancis, dan Football Association of Ireland (FAI) dari Republik Irlandia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras yang telah dilakukan demi pencapaian ini. “Pengakuan ini bukan hanya pengakuan untuk PSSI, tetapi juga untuk masa depan sepak bola Indonesia. Ini membuktikan bahwa sepak bola kita terus bergerak menuju tata kelola yang transparan, profesional, dan sesuai standar global,” ujar Erick.
NDRC Indonesia memiliki peran penting dalam melindungi hak-hak pemain dan pelatih sepak bola, khususnya dalam hal kontrak dan penyelesaian sengketa. Dengan adanya badan yang diakui FIFA ini, PSSI berharap dapat memperkuat kepercayaan para pelaku sepak bola nasional dan internasional terhadap ekosistem sepak bola Indonesia.
Selain itu, pengakuan ini juga diharapkan dapat membantu PSSI mencapai target ambisiusnya, yaitu menjadikan Liga 1 sebagai liga terbaik kedua di ASEAN dan berada di peringkat 12 besar di Asia.
Dengan pengakuan ini, harapan baru muncul untuk kemajuan sepak bola Tanah Air, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa PSSI serius dalam mengedepankan reformasi dan pengelolaan sepak bola yang lebih baik. ***














