KOTAMOBAGU_ Di tengah sorak sorai dan suasana meriah, tiga bintang muda dari Kotamobagu, Zahrah Doe, bersama si kembar Fanesa Makalalag dan Fanesi Makalalag, berhasil mengukir prestasi gemilang di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-30 tingkat Provinsi. Ketiganya dinobatkan sebagai juara pertama dalam lomba Fahmil Qur’an, membawa pulang kebanggaan dan kebahagiaan yang luar biasa bagi keluarga dan Kota Kotamobagu.
“Alhamdulillah.. Terima kasih anakku Zahrah Doe dan si kembar Fanesa Makalalag, Fanesi Makalalag, yang telah membuat ayah, ibu, dan keluarga kalian bangga,” ujar Wandi Doe, ayah Zahrah, penuh rasa syukur. Dalam ungkapan kebanggaannya, Wandi Doe mengucapkan selamat kepada ketiga anak tersebut atas prestasi luar biasa yang telah mereka capai. “Selamat atas prestasi kalian. Tetaplah rendah hati dan teruslah berprestasi, semoga kesuksesan akan senantiasa menyertai kalian..aamiin,” tutupnya dengan haru.

Penyerahan penghargaan dan penutupan MTQ ke-30 yang berlangsung di Lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu, menjadi momen yang penuh kebahagiaan. Acara tersebut dihadiri oleh pemerintah kotamobagu, para tokoh masyarakat, pejabat, serta keluarga dan sahabat dari para peserta. (15/6/2024)
Sorotan utama tertuju pada Zahrah, Fanesa, dan Fanesi yang dengan cemerlang tampil sebagai pemenang, mengharumkan nama Kotamobagu.
Perjalanan menuju kemenangan ini tidaklah mudah. Zahrah dan si kembar telah melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat dan kompetitif. Mereka menunjukkan dedikasi dan ketekunan yang luar biasa dalam menguasai materi Fahmil Qur’an, yang meliputi pemahaman dan pengetahuan mendalam tentang Al-Qur’an.
“Prestasi ini bukan hanya milik kami, tetapi juga milik seluruh masyarakat Kotamobagu yang telah memberikan dukungan dan doa,” ungkap Zahrah dengan penuh rasa syukur. “Kami akan terus belajar dan berusaha untuk memberikan yang terbaik di masa depan.”
Ajang MTQ ke-30 ini tidak hanya menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan terbaik para peserta, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkokoh nilai-nilai keagamaan di kalangan generasi muda. Prestasi yang diraih Zahrah Doe dan si kembar Makalalag menjadi bukti nyata bahwa dengan tekad, kerja keras, dan doa, segala impian bisa terwujud.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu semangat anak-anak muda lainnya untuk selalu mengasah kemampuan dan berjuang meraih cita-cita. Semoga prestasi ini menjadi awal dari kesuksesan yang lebih besar di masa depan.
Penutupan di Lapangan Boki Hotinimbang menjadi momen yang tak terlupakan bagi semua yang hadir, mengingatkan kita bahwa setiap usaha dan doa tidak akan pernah sia-sia. Selamat kepada Zahrah Doe, Fanesa Makalalag, dan Fanesi Makalalag atas prestasi yang membanggakan ini. Teruslah berprestasi dan menginspirasi!
Diketahui Zahra dan sikembar mampu bertahan lomba fahmil Qur’an MTQ, sejak tahun 2022 juara 1 tkt Propinsi kota Bitung 😁
(WA)














