Jakarta, – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan Kabinet Merah Putih pada Senin (8/9/2025). Salah satu keputusan penting dalam reshuffle kali ini adalah pergantian Menteri Keuangan (Menkeu). Sri Mulyani Indrawati yang telah menjabat sejak era Presiden Joko Widodo digantikan oleh Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa.
Penunjukan Purbaya sebagai Bendahara Negara menandai babak baru dalam arah kebijakan fiskal Indonesia. Presiden Prabowo menyebut keputusan ini diambil untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dan menghadapi tantangan global.
“Bangsa ini membutuhkan pemimpin di bidang keuangan yang mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan. Saya percaya Purbaya Yudhi Sadewa memiliki kapasitas itu,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan pers di Istana Negara.
Profil Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya Yudhi Sadewa lahir pada 3 September 1966 di Surabaya, Jawa Timur. Ia dikenal sebagai ekonom dengan rekam jejak panjang di bidang riset, kebijakan, dan lembaga keuangan negara.
Sebelum menjabat sebagai Menkeu, Purbaya adalah Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak September 2020. Di bawah kepemimpinannya, LPS berperan penting menjaga stabilitas sektor perbankan, terutama saat pandemi Covid-19.
Karier akademis Purbaya diawali dengan pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), lalu melanjutkan studi S2 dan S3 di bidang ekonomi di Purdue University, Amerika Serikat. Namanya dikenal luas ketika menjadi ekonom senior di Danareksa Research Institute.
Pada 2015, Purbaya dipercaya menjadi Deputi Bidang Makroekonomi dan Keuangan di Kementerian Koordinator Perekonomian. Posisi ini semakin mengasah kemampuannya dalam merumuskan kebijakan makroekonomi nasional.
Sebagai Menkeu baru, Purbaya akan menghadapi tantangan besar: menjaga stabilitas fiskal, memperkuat penerimaan negara, serta mengawal program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto. Selain itu, ia juga dituntut merespons gejolak ekonomi global yang berpotensi memengaruhi perekonomian Indonesia.
Pengamat ekonomi menilai, pengalaman panjang Purbaya di lembaga riset, pemerintahan, hingga lembaga keuangan negara menjadi modal penting dalam mengemban amanah baru ini.
Dengan masuknya Purbaya Yudhi Sadewa, reshuffle Kabinet Merah Putih dipandang sebagai langkah strategis Presiden Prabowo untuk memperkuat tim ekonomi pemerintah. ***














