Penulis: Landi M
Redaktur: Widi Andu
Suarabogani.com_ Kecamatan Lolayan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke-28 tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 22 April 2025 itu, para peserta dari Lolayan sukses membawa pulang berbagai gelar juara dari sejumlah kategori lomba.
Kegiatan STQH XXVIII ini digelar di Lapangan Daagon, Kecamatan Lolak, dan dibuka langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow tersebut menyedot perhatian masyarakat dan peserta dari berbagai kecamatan di daerah tersebut.
Berbagai cabang lomba dihadirkan dalam STQH kali ini, seperti hafalan hadist, tilawah Al-Qur’an, serta lomba karya tulis ilmiah. Masing-masing kategori diikuti oleh peserta pilihan dari tiap kecamatan yang sebelumnya telah melewati tahap seleksi ketat di wilayah masing-masing.
Kabar gembira datang dari Kecamatan Lolayan yang berhasil mendominasi beberapa cabang lomba. Para peserta dari kecamatan ini tampil maksimal dan mempersembahkan hasil membanggakan yang diapresiasi oleh banyak pihak, termasuk dari panitia dan dewan juri.
Prestasi yang diraih Kecamatan Lolayan antara lain Juara 1 untuk kategori Karya Tulis Ilmiah (KTI), Juara 2 Hafalan 500 Hadist, serta Juara 3 di kategori Tilawah Anak-Anak Putri, Tilawah Dewasa Putra, dan Tilawah Dewasa Putri. Hasil ini menjadikan Lolayan sebagai salah satu kontingen dengan perolehan piala terbanyak dalam ajang tersebut.
Kepala KUA Kecamatan Lolayan, Zainal Ansar Mokoagow, membenarkan kabar kemenangan ini saat dikonfirmasi oleh media. “Iya, betul bahwa anak-anak dari Kecamatan Lolayan banyak membawa pulang piala dalam kegiatan STQH XXVIII. Ini hasil dari kerja keras, latihan rutin, dan semangat mereka untuk belajar dan berprestasi,” ungkapnya.
Zainal juga menambahkan bahwa dukungan dari orang tua, guru pembina, dan pemerintah kecamatan turut menjadi kunci keberhasilan para peserta. Ia berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Kecamatan Lolayan untuk terus mengasah kemampuan dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
Dengan capaian ini, Kecamatan Lolayan sukses mengharumkan nama daerah di tingkat kabupaten. Pihak kecamatan pun berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam lomba, tetapi juga menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat.
Prestasi di STQH XXVIII menjadi bukti bahwa dedikasi dan kebersamaan bisa menghasilkan sesuatu yang besar. Kecamatan Lolayan kini tengah bersiap menghadapi tantangan berikutnya dengan harapan dapat meraih prestasi di tingkat provinsi bahkan nasional. (SB)














