SuaraBogani.com__Jakarta, 24 Maret 2025 – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi mengumumkan susunan Dewan Penasihatnya,menariknya ada nama mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, sebagai salah satu anggotanya. Pengumuman ini disampaikan oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani, dalam konferensi pers di Jakarta.
Thaksin, sendiri pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand dari 2001 hingga 2006, dikenal karena kebijakan populisnya yang fokus pada pengentasan kemiskinan dan pengembangan infrastruktur. Di bawah kepemimpinan Thaksin, Produk Domestik Bruto (PDB) Thailand meningkat signifikan dari 4,9 triliun baht menjadi 7,1 triliun baht dalam lima tahun.
Perjalanan politik Thaksin tidak lepas dari kontroversi. Pada 2006, ia digulingkan melalui kudeta militer dan menghadapi berbagai tuduhan, termasuk korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia, yang memaksanya harus hidup dalam pengasingan hingga kembali ke Thailand pada 2023.

Penunjukan Thaksin sebagai penasihat Danantara menimbulkan berbagai reaksi Publik.Namun Beberapa pihak memandang langkah ini sebagai strategi cerdas mengingat pengalaman dan jaringan internasional yang dimiliki Thaksin, dapat membantu Danantara dalam mencapai target pengelolaan aset lebih dari $900 miliar dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8% pada 2029.
Di lain sisi , ada kekhawatiran mengenai potensi dampak negatif terhadap persepsi publik dan investor, mengingat latar belakang kontroversial Thaksin. Penunjukan ini juga memicu banyak diskusi publik tentang transparansi dan tata kelola dalam struktur Danantara, terutama dalam konteks kekhawatiran akan potensi campur tangan politik dan korupsi.
Selain Thaksin, Dewan Penasihat Danantara juga diperkuat oleh tokoh-tokoh internasional seperti investor miliarder Ray Dalio dan ekonom Jeffrey Sachs. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan perspektif global dan meningkatkan kredibilitas serta kepercayaan investor terhadap Danantara.
Penunjukan Thaksin Shinawatra sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara menandai langkah berani dalam upaya Indonesia memperkuat posisi ekonominya di kancah internasional.
Meski demikian,Publik berharap penting bagi Danantara untuk memastikan bahwa keputusan ini didukung oleh prinsip transparansi dan tata kelola yang baik guna meredam kekhawatiran dan memastikan keberhasilan jangka panjang…














