Suarabogani– Koordinator Wilayah (Korwil) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Bolaang Mongondow Raya (BMR), Robinson Manery, mengingatkan agar semua pihak waspada terhadap potensi penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Menurutnya, kebijakan efisiensi dari pusat bisa saja dimanfaatkan oleh segelintir oknum untuk kepentingan pribadi.
Robinson menegaskan bahwa dana BOS yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sering kali menjadi celah bagi pihak yang tidak bertanggung jawab. “Saat ini, dengan alasan efisiensi, ada potensi penyalahgunaan dana yang harus diwaspadai. Jika tidak diawasi dengan ketat, anggaran ini bisa menjadi sasaran empuk bagi oknum-oknum nakal,” ujarnya. (19/02/2025)
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua siswa dan tenaga pendidik, untuk ikut serta dalam mengawasi penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah. “Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas. Jika ada indikasi penyimpangan, jangan ragu untuk melaporkannya ke pihak berwenang,” tambahnya.
Menurut Robinson, GMPK BMR berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah agar dana pendidikan benar-benar tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran. “Kami akan terus melakukan pemantauan dan advokasi guna memastikan dana BOS digunakan sesuai peruntukannya,” tegasnya.
Dengan peringatan ini, diharapkan semua pihak lebih sadar dan aktif dalam mengawal kebijakan pendidikan agar benar-benar memberikan manfaat bagi siswa dan sekolah. ***














